Menu

Mode Gelap

Kempalanda · 21 Apr 2022 06:54 WIB ·

Orang yang Bahagia di Sisi Allah Ta’ala


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Renungan Ramadhan 20

Oleh Ferry Is Mirza

Wartawan Utama Sekretaris Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

ALHAMDULILLAH atas ridha Allah Ta’ala hari ini kita sudah memasuki 20 Ramadhan. Dan sungguh berbahagia sekali bila 10 hari akhir puasa kita dimampukan Allah Ta’ala untuk menunaikannya.

Banyak orang menganggap bahagia karena terpenuhinya segala kebutuhan sehari-hari. Terpenuhinya kebutuhan makan dan minum.

Ada pula yang merasa bahagia bila berhasil punya rumah mewah dan berkendaraan mewah pula. Benarkah demikian?

Dalam Islam, sebagai keyakinan orang mukmin, ternyata tak semua hal itu benar. Memang semua itu bisa menjadi ukuran, tapi di mata Allah Ta’ala tidaklah demikian.

Orang-orang bahagia itu bila ridha dengan ketetapan Allah Ta’ala. Sebagaimana dalam tuntunan Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam
Dari Sa’d dia berkata, Rasulullah bersabda :
“Termasuk di antara kebahagiaan anak Adam, adalah rasa ridhonya terhadap apa yang telah Allah tetapkan baginya. Dan termasuk kesengsaraan seorang anak Adam, adalah bila ia meninggalkan istikharah kepada Allah. Dan termasuk kesusahan Ibnu Adam, adalah rasa benci dan tidak menerima terhadap apa yang telah Allah tetapkan baginya.”
(HR. Tirmidzi 2304)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala sesungguhnya Maha Pengasih. Allah-lah yang akan memenuhi segala kebutuhan kita dan menjadikan karunia yang diberikan kepada kita, membahagiakan kita dan keluarga kita.

Mari kita perhatikan pesan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam dalam sabdanya :
“Allah tidak memberi lima kepada seseorang, melainkan telah mempersiapkan lima hal yang lain, yaitu Dia tidak memberikan syukur kepadanya, melainkan telah menyediakan untuknya tambahan, Dia tidak memberikan doa kepadanya, melainkan telah menyediakan untuknya ijabah (pengabulan), Dia tidak memberikan istighfar kepadanya, melainkan telah menyediakan untuknya ampunan, Dia tidak memberikan taubat kepadanya, melainkan telah menyediakan untuknya penerimaan taubat, Dia tidak memberikan sedekah kepadanya, melainkan telah menyediakan untuknya menerima (sedekah itu).”
(Demikian termuat dalam Kitab Nashaihul Ibad, karya Syaikh Nawawi Al-Bantani, halaman : 48.)

Hadits di atas sejalan dengan firman Allah :
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat ) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”
(QS. 14 Ibrahim : 7)

Kita dan seluruh keluarga kita selalu berharap agar meraih derajat bertaqwa kepada Allah, selalu pandai bersyukur, selalu mendapat ridho dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Aamiin……

fimdalimunthe55@gmail.com

Artikel ini telah dibaca 187 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kunci Ketenangan

17 Mei 2022 - 07:50 WIB

Demo Mahasiswa dan Reproklamasi Republik

15 Mei 2022 - 07:43 WIB

Oligarki Merampas Masa Depan Mahasiswa

14 Mei 2022 - 09:38 WIB

Melbourne Kota Ternyaman Dunia namun Kejam bagi Perokok

12 Mei 2022 - 10:46 WIB

Dari Peringatan Seabad Rosihan Anwar: Wartawan Sekaligus Pelaku Sejarah

11 Mei 2022 - 13:00 WIB

Berulang Tahun di Melbourne, I’am Back

10 Mei 2022 - 16:48 WIB

Trending di Kempalanda