Sabtu, 18 April 2026, pukul : 14:33 WIB
Surabaya
--°C

Gubernur Khofifah Apresiasi Personil RS Lapangan Indrapura

“Hari ini mengulang memori dua tahun yg lalu. Kita semua berkumpul dalam satu naungan RSLKI untuk berkomitmen bersama memberikan layanan terbaik bagi para pasien Covid-19. Dan setelah menempuh perjalanan hingga terakhir dengan selamat, masih ada tiga rumah sakit lapangan yang beroperasi. Antisipasi Covid-19 pasca lebaran, semoga tidak ada lagi lonjakan kasus. Ke depan, kegiatan RSLKI bisa berhenti, tapi semangatnya bisa dipertahankan. Semoga kita bisa ketemu dengan situasi yang lain. Jaga terus silaturrahmi,” pungkas Dr. Erwin.

Sementara itu, Laksamana Pertama TNI (Purn) dr. I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, Sp.B., Sp. BTKV (K). menyampaikan bahwa menjadi Penanggungjawab RSLKI (2020-2021) merupakan pengalaman luar biasa.

“Tantangan kita di depan berbeda-beda. Tiap tempat beda konsepnya. Di RSLKI sudah ada pakar-pakarnya, saya hanya sebagai motivator saja, karena itu yang dibutuhkan teman-teman,” katanya.

Menurutnya, tim ini ibarat orkestra, dengan kemampuan masing-masing yang sudah piawai dan mumpuni. Dia hanya menjadi dirijen yang mengomandani sehingga musiknya terdengar baik.

“Saya bersyukur, tidak ada dikotomi sipil-militer. Semuanya satu, bagaimana kita bisa berbuat terbaik untuk bangsa. Demi merah putih.” tegas Nalendra.

Koordinator Relawan RSLKI Radian Jadid saat menerima piagam penghargaan dari Kalaksa BPBD Jatim Budi Santosa yang mewakili Gubernur Khofifah.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasinya kepada semua personil yang bertugas di RSLKI. Apresiasi tersebut berupa pemberian piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Gubernur Khofifah.

Mewakili Gubernur Khofifah, Kadinkes Jatim Dr.Erwim menyerahkan piagam penghargaan tersebut kepada para nakes yang diwakili oleh Dr. Nevy Shinta Damayanti, Sp.P. (wakil dokter spesialis), dr. Muhammad Ikhtiar Zaki Al-Razzak (wakil dokter umum), Ners Muhammad Hasan, A.Md.Kep. (wakil perawat), Nono Tri Nugroho, S.Gz. (wakil ahli gizi. Sedangkan Budi Santosa (Kalaksa BPBD Jatim) mewakili gubernur menyerahkan piagam kepada personil non nakes, yakni Subandi, S.H. (wakil keamanan) dan Radian Jadid (wakil relawan pendamping).

Radian Jadid selaku koordinator relawan PPKPC-RSLKI menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi dari Gubernur Jawa Timur. Penghargaan ini, kata dia, bukanlah merupakan tujuan, namun menjadi bukti dan pemicu bagi para relawan untuk terus mengabdikan diri untuk kemanusiaan. “Keberhasilan dan sukses story RSLKI adalah buah dari kebersamaan dan dedikasi dari semua unsur yang telah berjuang tiada lelah mengejawantahkan nilai kemanuasiaan.

Terima kasih kepada semuanya yang telah memberikan kesempatan para relawan untuk bergabung dan bertugas di RSLKI. Mohon maaf apabila dalam bertugas selama hampir dua tahun terdapat kesalahan. Salam sehat juga kepada ribuan alumni RSLKI yang telah kembali kekeluarga dan menjalankan aktivitas kesehariannya. Semoga kita terus diberi kesempatan menebarkan kebaikan, berkolaborasi dan mengabdi untuk negeri dalam tugas-tugas kemanusiaan lainnya,” kata Jadid.

Berdasarkan data relawan pendamping PPKPC-RSLKI, sejak menerima pasien pertama 28 Mei 2020 dan diresmikan pada tanggal 2 Juni 2020, Rumah Sakit Lapangan Indrapura telah merawat total 10.565 pasien (laki-laki 6.332 dan perempuan 4.233). Total pasien sembuh 10.076 orang (laki laki 5.998 dan perempuan 4.078), pasien rujuk 402 orang, pasien lanjut Isolasi Mandiri 83 orang dan pasien meninggal 4 orang. Sedangkan kelahiran terdapat 1 bayi.

Saat ditutup per 4 April 2022, kesembuhan Jatim berada pada angka 541.208 orang. Dengan demikian RSLKI telah memberikan kontribusi sebesar 1,86 persen dari kesembuhan covid-19 Jawa Timur. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.