Menu

Mode Gelap

kempalanews · 18 Apr 2022 19:54 WIB ·

Kasus Aktif Covid-19 di Surabaya Turun, HAH Nol Pasien


					Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya terus berupaya untuk menekan angka persebaran kasus aktif Covid-19 di Kota Pahlawan. Perbesar

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya terus berupaya untuk menekan angka persebaran kasus aktif Covid-19 di Kota Pahlawan.

SURABAYA-KEMPALAN: Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya terus berupaya untuk menekan angka persebaran kasus aktif Covid-19 di Kota Pahlawan. Hasilnya, sejak minggu kedua bulan Maret 2022 hingga 12 April 2022, kasus Covid-19 mengalami penurunan yang sangat signifikan.

Kepala Dinkes Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan, berdasarkan data assessment situasi Covid-19 di Kota Surabaya oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Pada Minggu kedua bulan Maret 2022 – minggu kedua bulan April, kasus konfirmasi Covid-19 berada di angka 53.93 persen per 100 ribu penduduk menjadi 6.76 per 100 ribu penduduk.

“Angka rawat inap RS mencapai 7.41 persen per 100 ribu penduduk, menjadi 2.29 persen per 100 ribu penduduk. Serta, angka positif rate sebesar 8.36 persen menjadi 1.24 persen,” kata Nanik sapaan lekatnya, Senin (18/4/2022).

Tak hanya itu saja, sejak tanggal 23 Maret 2022 penambahan kasus harian konfirmasi Covid-19 di Kota Surabaya, berada di bawah angka 100 (pasien). Dan per tanggal 06 April 2022 – 12 April 2022, penambahan kasus harian konfirmasi Covid-19 berada di bawah angka 50 (pasien).

“Penyebab terjadinya penurunan kasus Covid-19 di Kota Surabaya adalah capaian program vaksinasi yang cukup baik. Yakni, capaian dosis primer maupun booster yang cukup signifikan, sehingga membentuk kekebalan tubuh masyarakat terhadap Covid-19,” jelas dia.

Selain itu, Dinkes Kota Surabaya juga terus berupaya untuk melakukan pembatasan aktivitas masyarakat. Mulai pembatasan mobilitas masyarakat antar wilayah di Indonesia, hingga luar negeri untuk meminimalisir potensi terjadinya penularan Covid-19.

“Hal ini dinilai efektif untuk menurunkan penularan Covid-19 di masyarakat, dengan terus dilakukan dievaluasi setiap dua pekan. Serta, melakukan pengawasan prokes untuk memastikan kedisiplinan masyarakat,” ungkap dia.

Meski terjadi penurunan kasus aktif Covid-19, pihaknya tetap konsisten dengan upaya yang dilakukan selama ini untuk menurunkan risiko penularan kasus. Khususnya di ruang lingkup keluarga, tempat kerja, tempat belajar dan lingkungan masyarakat.

“Mulai penerapan prokes di setiap bidang seperti keagamaan, pendidikan, industri dan transportasi secara terintegrasi dengan pengawasan ketat. Kemudian, penggunaan aplikasi PeduliLindungi dalam mengakses tempat-tempat umum dan layanan publik,” terang dia.

Nanik menambahkan, upaya untuk menurunkan resiko penularan kasus Covid-19 adalah melaksanakan surveilans aktif secara berkala. Khususnya pada closed population, yakni tempat kerja, sekolah, hotel, dan mall setiap bulan. Melaksanakan assessment dan mitigasi terhadap tempat-tempat umum, pelaksanaan perayaan atau acara yang melibatkan peran Satgas Covid-19.

“Serta, tetap mengoptimalkan peran Satgas Kampung Wani Jogo Suroboyo dalam melakukan pengendalian kasus Covid-19. Hasilnya, per tanggal 12 April 2022, tidak ada pasien Covid-19 yang dirawat di Hotel Asrama Haji (HAH) nihil atau tidak ada pasien,” pungkasnya. (*)

Editor: Freddy Mutiara

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pemprov Jatim Raih Penghargaan Provinsi Berkinerja Terbaik Penerapan SPM dari Kemendagri

18 Mei 2022 - 22:40 WIB

Halal Bihalal Warga Kampung, Ketua DPRD Surabaya Angkat Keguyuban dan Gotong Royong

18 Mei 2022 - 22:04 WIB

Anies Jalin Kesepakatan Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan dengan Berlin

18 Mei 2022 - 19:06 WIB

PPDB SMPN Surabaya Dimulai, Simak Tahapan dan Cara Pendaftarannya!

18 Mei 2022 - 18:53 WIB

Macron Desak Israel untuk Investigasi terkait Pembunuhan Shireen Abu Akleh

18 Mei 2022 - 12:28 WIB

Shireen Abu Akleh-Tempo

Peci Terdakwa Disoal Jaksa Agung, sebagai Trik Kuno

18 Mei 2022 - 12:05 WIB

Trending di kempalanalisis