Minggu, 21 Juni 2026, pukul : 00:31 WIB
Surabaya
--°C

Anies Simbol Gerakan Perubahan

OLEH: Isa Ansori (Kolumnis)

KEMPALAN: Kamis, 7 April 2022 bertepatan dengan 5 Ramadhan 1443 H, Anies dijadwal sebagai khatib pada sholat taraweh di Masjid Kampus UGM, Jogjakarta.

Nampaknya kedatangan Anies di Masjid Kampus UGM ini seperti pulang ke rumah sendiri. Betapa tidak, Kampus yang pernah membesarkan dia dan sudah lama dia tinggalkan, kini memanggilnya kembali untuk sekedar berbagi ilmu dan pengalaman bagaimana membangun kota yang berbasis lingkungan yang berkelanjutan dalam perspektif Islam.

Yang menarik adalah kedatangan Anies di Kampus ini disambut dengan sambutan yang luar biasa. Hampir setiap jamaah merangsek ingin mendekat dan bersalaman.

Lebih menarik lagi kedatangan Anies selain disambut dengan jabat tangan, para jamaah juga melakukan koor serentak dengan memanggil Anies Presiden.

BACA JUGA  ‘Data Center’, Air, dan Pelajaran dari Konflik ‘Google’ di Iowa

BACA JUGA: Anies Memerdekakan Indonesia Kembali

Dalam beberapa tayangan video yang beredar di masyarakat melalui media sosial, Anies kewalahan menyambut antusiasme jamaah dan sambil senyum sebagai suatu kebiasaannya, dia ladeni semua keinginan warga.

Teriakan Pak Anies Presiden, Pak Anies Presiden menggema dan mewarnai suasana paska pelaksanaan sholat tarawih.

Suasana yang terjadi malam itu di Masjid Kampus UGM seolah menjadi resonansi dari suara-suara yang tersebar di masyarakat.

Masyarakat mulai merasa jengah dengan aksi-aksi yang dilakukan oleh pemerintah yang tidak peka dengan kehidupan dan kesulitan masyarakat.

BACA JUGA: Luhut Musuh Demokrasi

Pemerintah lebih sibuk dengan urusannya sendiri sementara rakyat dibiarkan dalam kesulitannya. Kelangkaan minyak goreng sebagai contoh, justru tidak ditindak mafia penimbun minyak goreng, pemerintah malah mengeluarkan BLT minyak goreng. Mafia minyak goreng bersuka ria, perbuatannya menyengsarakan malah diganjar dengan keuntungan berlimpah. Janji mendag akan menangkap mafia minyak goreng, tapi kepolisian mengatakan tidak cukup bukti.

BACA JUGA  Siapa Doni Wijanarko

Setelah minyak goreng langka, kabar tak sedap lagi didengar rakyat. Pemerintah begitu teganya menaikkan harga BBM jenis pertamax yang berimbas pada kenaikan harga-harga lain. Tidak ada upaya bagaimana membantu menangani kesulitan masyarakat. Sepertinya terjadi pembiaran.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.