“Kita tugasnya adalah melaksanakan konstitusi. Setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak, termasuk seluruh fasilitasnya,” ujar Anies.
“Apalagi kalau menyangkut pendidikan dan pendidikan agama, karena ini juga yang hendak saya sampaikan,” katanya menambahkan.
Anies benar-benar menjalankan praktik melindungi kehidupan ummat beragama dengan baik di Jakarta, semua diayomi, semua diperhatikan sebagai bagian dari tugas konstitusi yang harus dijalankan.
BACA JUGA: Lokomotif Perubahan Itu Anies dan La Nyala Mattalitti
Anies merawat betul keragaman yang ada untuk mewujudkan persatuan. Bagi Anies persatuan itu akan ada, kalau semua merasa satu. Perasaan satu akan muncul satu sama lain merasa saling memiliki dan merasa menjadi bagian satu sama lain. Itulah makna dari persatuan Indonesia, sila ketiga Pancasila.
Dengan persatuan, maka keadilan bisa didapatkan karena semua ummat beragama merasa damai akibat diperlakukan dengan baik oleh pemimpinnya.
Membaca sepak terjang Anies dalam membangun Jakarta dengan sikap humanis dan santun, seolah kita sedang melihat praktik pengamalan Pancasila secara hidup. Anies ibarat buku yang menghimpun penerapan Pancasila dalam kehidupan bernegara, tapi juga sekaligus sebagai instrumen tutorial bagaimana menjalankan Pancasila dalam praktik yang nyata.
BACA JUGA: Anies memang Keren!
Anies tak sekadar menyatakan dirinya Saya Pancasila, Saya Indonesia, Anies itulah buku pedoman ber-Pancasila dan pedoman ber Indonesia yang baik.
Semoga saja Tuhan menjadikan Anies sebagai anugerah bagi bangsa Indonesia. (*)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi