Minggu, 31 Mei 2026, pukul : 02:01 WIB
Surabaya
--°C

Pemprov dan Bhayangkari Jatim Gelar “Canthing Jawi Wetan Go Global”

SURABAYA-KEMPALAN: Batik kini tak lagi dimonopoli kalangan tua. Generasi muda pun kini sangat antusias mengenakan batik dengan motif dan model yang lebih menarik.

Warisan leluhur yang kaya akan nilai budaya dan seni ini nyatanya mampu berinovasi, yang dapat kita lihat dari diversifikasi produk-produk batik seperti tas, dekorasi rumah tangga, dan banyak lagi yang lainnya.

Batik yang sejak lama menjadi identitas negeri ini bahkan telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan kamanusiaan pada tahun 2009 lalu. Dan Indonesia memiliki batik dengan ciri khas dari masing-masing daerah.

Dari puspa warna yang terbentang dari Aceh sampai Papua, batik di Pulau Jawa, khususnya Jawa Timur, menyimpan keunikan tersendiri. Pasalnya, sebagian besar motif batik di Jawa Timur merupakan cerminan alam, kaya akan nuansa flora dan fauna dengan balutan warna-warna cerah, dan aneka corak khas yang mewakili identitas tiap-tiap daerah.

Dalam usaha untuk melestarikan dan mengembangkan batik Jawa Timur, Pemprov Jatim bekerjasama dengan Bhayangkari Daerah Jawa Timur menggelar acara Canting Jawi Wetan Go Global. Kegiatan ini akan berlangsung
selama tiga hari di Kantor Gubernur Jatim dan Tugu Pahlawan Surabaya, tepatnya pada 26-28 Maret 2022.

BACA JUGA  Lompati Batas Negara: Labschool UNESA Resmi "Kawinkan" Kurikilum dengan Taiwan Cetak 'Global Citizens'

BACA JUGA: Gubernur Khofifah: Lapor SPT Tahunan Bisa secara Online

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan batik Jawa Timur dan produk-produk UKM, sehingga mampu dipasarkan secara nasional dan bersaing secara global.

Menurutnya, selain tujuan promosi, kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19 dengan mengampanyekan gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia, Bangga Berwisata di Indonesia, dan program Optimis Ja wa Timur Bangkat 2022.

“Acara ini sekaligus dimaksudkan untuk terus melestarikan budaya dan kesenian
khas Jawa Timur,” kata Gubernur Khofifah dalam konfrensi pers yang digelar di Kantor Gubernur, Surabaya, Rabu (23/3).

Sementara itu, Pj Sekdaprov Jatim Wahid Wahyudi, selaku ketua perhelatan Chanting Jawi Wetan Go Global mengungkapkan, kegiatan ini diharapkan dapat dijadikan etalase bagi masyarakat yang ingin mengenal dan memahami ciri khas batik yang ada di pelosok Jatim.

“Seluruh kabupaten dan kota bakal ikut meramaikan, mulai dari bazaar berbagai produk UMKM, diskusi buku Canthing Bhayangkara Bumi Jawi Wetan, dan peragaan busana batik Jawa Timur oleh perancang kenamaan Edward Hutabarat dan Denny Wirawan,” katanya.

BACA JUGA  Harmoni Kurban Grand Rose Sidoarjo: Saat Toleransi Membumbung Bersama Gema Takbir Iduladha 1447 H

Selain itu, lanjut Wahid, ada juga pertunjukan Reog Ponorogo, Tari Bedoyo Majapahit, Tari Topeng Malangan, Tari Jaranan Senterewe, Tari Gandrung Banyuwangi, musik keroncong, dan aneka macam kuliner khas.

“Untuk itu, masyarakat Jatim yang memiliki minat terhadap seni dan budaya khususnya batik Jatim dapat menghadiri acara ini,” jelasnya.

Sedang Ketua Bhayangkari Jatim Ully Nico Afinta berharap, Canthing Jawi Wetan Go Global juga dapat mendorong UMKM Jatim naik kelas hingga menembus pasar dunia.

“Jadi ini untuk mendorong UMKM naik kelas hingga go global. Orang Jawa Timur pun belum tentu mengenal batik-batik Jatim. Ada 38 kabupaten dan kota yang memiliki khas batik yang beragam,” ungkap isteri Kapolda Jatim tersebut.

Menurut Ully, masyarakat perlu mendalami lagi arti batik karena tiap daerah di 38 Kabupaten/Kota di Jatim tak semuanya mempunyai produksi batik canting.

Batik sendiri, kata Ully, kini tidak lagi dimonopoli oleh generasi tua. Generasi muda pun kini sudah peduli dengan antusias dalam mengenakan batik dengan model yang menarik.

Dengan pagelaran batik selama tiga hari tersebut, Ully berharap kegiatan ini mampu mengangkat perekonomian khususnya pembuat batik di masa pandemi Covid-19. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.