KEMPALAN: Presiden Joko Widodo mengingatkan jajaran TNI dan Polri supaya tidak sembarangan mengundang penceramah dalam pengajian. Jokwi mengingatkan jangan mengundang ustaz yang radikal. Rupanya, dari hasil intipan ke grup WA TNI-Polri dan keluarganya Jokowi tahu ada ustaz radikal yang sering diundang ke pengajian-pengajian keluarga TNI-Polri.
Peringatan itu disampaikan Jokowi dalam acara rapat pimpinan TNI-Polri di Mabes TNI Cilangkap (1/3). Pernyataan Jokowi itu memantik reaksi luas karena Jokowi dianggap terlalu mengurusi hal-hal yang remeh-temeh. Jokowi dianggap memberi perhatian yang tidak perlu dengan pendekatan micro-management seperti itu.
Tidak berselang lama setelah itu muncul daftar ustaz radikal yang masuk daftar cekal. Ada daftar pendek yang berisi 10 ustaz yang diindikasikan radikal dan intoleran. Ada juga daftar panjang sampai 180 ustaz yang diindikasikan intoleran dan radikal.
Tidak jelas siapa yang membuat daftar yang beredar luas di media sosial dan grup percakapan WA itu. Pada daftar 10 ustaz radikal nama-nama yang tercantum umumnya dikaitkan dengan organisasi HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) yang sudah dibubarkan oleh Jokowi pada 2017. Dalam daftar itu nama Ustaz Ismail Yusanto menempati posisi top klasmen paling atas.
BACA JUGA: Matinya Demokrasi
Di urutan selanjutnya terdapat nama-nama ustaz terkenal seperti Ustaz Felix Siauw yang berada pada posisi runner up, dan Ustaz Abdul Shomad (UAS) yang ada di posisi keempat. Ustaz Felix Siauw mengomentari beredarnya list ini dengan bercanda. Alhamdulillah, konsisten di posisi kedua. Begitu canda Ustaz Felix dalam unggahan di akun medsosnya.
Ustaz Felix istiqomah berada di posisi runner up dalam klasmen terbaru itu. sebelumnya, pada 2017 Ustaz Felix juga berada pada posisi runner up di bawah pemimpin klasmen Habib Rizieq Shihab (HRS) yang berada pada klasmen paling atas. Tahun ini, karena HRS masih berada di penjara namanya tidak masuk dalam daftar. Sebagai gantinya muncul nama Ustaz Ismail Yusanto yang selama ini dikenal sebagai juru bicara HTI.
Pada daftar itu muncul nama UAS di urutan keempat. Seumpama klasmen sepak bola UAS masuk dalam zona Liga Champions karena masuk dalam empat besar. Selama ini UAS tidak mempunyai afiliasi dengan HTI dan dikenal sebagai ustaz yang dekat dengan mazhab ahlu sunnah wal jamaah. Tapi, materi ceramah UAS yang tajam dalam menjalankan amar makruf nahi munkar membuat namanya dimunculkan di daftar.
Pernyataan Jokowi akhirnya menjadi bola liar dengan munculnya daftar gelap itu. Belum ada otoritas resmi yang mengeluarkan daftar semacam itu. Pencekalan terhadap ulama atau ustaz pasti akan menimbulkan resistensi yang sangat tinggi. Karena itu otoritas resmi tidak akan mengambil risiko dengan mengeluarkan list semacam itu.
Beberapa waktu yang lalu otoritas keamanan mendata pesantren dan masjid di seluruh Indonesia untuk melakukan deteksi dini terhadap penyebaran radikalisme dan terorisme. Tindakan itu memantik reaksi negatif dari kalangan ummat dan Kepala BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) Boy Rafly Amar meminta maaf kepada MUI (Majelis Ulama Indonesia) atas tindakan itu.
Upaya pencekalan dalam daftar hitam (black list) tidak akan efektif untuk mencegah publik mendengarkan materi ceramah dari para uztaz yang diidolakan. Memasukkan Ustaz Felix dan UAS dalam daftar cekal malah akan membuat dua ustaz itu makin populer. Sudah menjadi fitrah manusia, semakin dilarang semakin tinggi tingkat kuriositas publik terhadapnya.
Selama ini para ustaz yang masuk dalam daftar cekal itu sudah menggunakan metode dakwah modern dengan memanfaatkan ‘’dakwan bil yutub’’ dakwah dengan mempergunakan media sosial. Para ustaz itu mempunyai follower dan subscriber jutaan orang dan materi-materi ceramahnya ditonton dan disebarkan secara luas.
Para ustaz itu memakai kanal Youtube sebagai sarana dakawah dan berhasil menarik jutaan umat untuk mendengarkan materi-meteri yang diunggahnya. Para ustaz itu bebas melakukan amar makruf nahi munkar tanpa harus risau terhadap cekal.
BACA JUGA: Chelsea
Sebuah daftar yang dirilis Februari 2022 memuat 10 ustaz dengan subscriber tertinggi menempatkan UAS pada top ranking dengan 2,45 juta pelanggan, dengan jumlah total penonton lebih dari 155 juta.
Di urutan kedua ada nama Ustaz Hanan Attaki yang dikenal sebagai ustaz milenial dengan pengikut yang sangat banyak dari kalangan milenial. Kanal Youtubenya mempunyai pelanggan 2,2 juta dan video views mencapai 84 juta. Ustaz Hanan digandrungi oleh kaum milenial karena isi ceramahnya yang easy listening dan kefasihannya dalam menggunakan media sosial sebagai media dakwah.
Pada urutan ketiga…

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi