BOGOR-KEMPALAN: Himpunan Mahasiswa Islam adalah organisasi mahasiswa yang lahir pada 5 Maret 1947. Setiap tahun, organisasi ini memperingatinya hingga malam puncak, seperti pada tahun 2022 ini dengan tema “Arah Baru HMI, Berdaya Bersama Menuju Indonesia Emas 2045” yang dilaksanakan di Puri Begawan Bogor, Jawa Barat.
Malam puncak Dies Natalis ke-75 pada Jumat (18/2), Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) meluncurkan Pusat Inkubator dan Pusat Data.
Raihan Ariatama, Ketua Umum PB HMI menyampaikan dalam pidatonya bahwa demi menyongsong Indonesia Emas 2045 dan Satu Abad HMI 2047, HMI mempersiapkan kader wirausahawan melalui sociopreneurship incubator yang bertujuan melahirkan start up–start up yang siap menggerakkan perekonomian bangsa.
“Kita memilih sociopreneurship karena sesuai dengan nyawa aktivisme, nilai intelektualitas dan pengabdian yang ditanamkan oleh HMI. Sociopreneurship tidak haya berorientasi pada profit semata, melainkan juga pada social benefit,” ujar alumni Universitas Gadjah Mada itu.
Raihan berharap melalui sociopreneurship incubator, kantong-kantong ekonomi di seluruh cabang HMI terbuka lebar.
“Kantong-kantong ini tidak terpisah, melainkan berjejaring satu sama lain sehingga menjadi kekuatan ekonomi tersendiri yang berkontribusi bagi pembangunan ekonomi bangsa dan perjuangan kader-kader HMI,” tuturnya.
Terkait dengan Pusat Data HMI, Raihan menyebut bahwa platform ini berfungsi untuk mendata jumlah kader dan kegiatan latihan kader HMI secara realtime serta mengatur administrasi organisasi berbasis digital.
“Alhamdulillah, platform Pusat Data HMI telah selesai dan dalam tahap uji coba sebelum benar-benar kita gunakan untuk mengelola organisasi,” terang Ketum PB HMI itu.
Raihan menceritakan…

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi