RIYADH-KEMPALAN: Chelsea berhasil mencatatkan sejarah baru usai sukses menekuk Palmeiras dengan skor tipis 2-1 di final Piala Dunia Antarklub.
Ini merupakan gelar juara pertama The Blues di kompetisi tertinggi sepakbola antarklub di dunia itu.
Sebelumnya, pada tahun 2012 Chelsea gagal meraih gelar ini usai dikalahkan Corinthians dengan skor tipis 1-0 di babak final.
Pada laga final tahun ini, Chelsea turun dengan kekuatan penuhnya. Sang pelatih Thomas Tuchel menurunkan formasi andalannya 3-4-3.
Romelu Lukaku dipercaya sebagai striker di lini depan, dan didukung oleh dua gelandang serang, yaitu Mason Mount dan Kai Havertz.
Sementara tim lawan, Palmeiras memasang formasi 5-4-1, dengan mengandalkan Raphael Veiga sebagai striker tunggal di lini depan.
Laga berjalan berat sebelah, Chelsea sangat mendominasi laga selama 90 menit. The Blues mencatatkan total 71 persen penguasaan bola serta melepaskan 20 tembakan, namun hanya tiga saja yang on target.
Sementara tim lawan, Palmeiras hanya mencatatkan total 29 persen penguasaan bola dan melepaskan 11 tembakan, namun hanya tiga saja yang on target.
Namun, meski menguasai pertandingan, Chelsea sempat kesulitan membongkar pertahanan Palmeiras yang sangat solid. Babak pertama pun harus berakhir dengan skor kacamata 0-0.
The Blues baru bisa memecah kebuntuan pada menit ke-55. Romelu Lukaku berhasil mencatatkan namanya di papan skor usai sukses menanduk masuk bola crossing Callum Hudson-Odoi ke gawang lawan.
Sayangnya, keunggulan Chelsea ini tak bertahan lama. Palmeiras menyamakan kedudukan pada menit ke-62 lewat tendangan penalti yang diberikan wasit usai Thiago Silva melakukan hand-ball di kotak terlarang.
Raphael Veiga, yang maju sebagai eksekutor penalti Palmeiras, sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan membuat kedudukan menjadi seri 1-1.
Chelsea coba terus menekan untuk mencetak gol lagi, namun hingga peluit panjang berbunyi, tak ada satupun gol baru tercipta. Skor seri 1-1 membuat laga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan.
Chelsea akhirnya bisa kembali unggul pada menit ke-117. Wasit memberi The Blues tendangan penalti usai pemain Palmeiras, Luan Garcia, dinilai handball di kotak terlarang.
Kai Havertz, yang maju sebagai eksekutor penalti, berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan membuat The Blues unggul 2-1.
Tak ada tambahan gol lagi hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 untuk kemenangan Chelsea menjadi hasil akhir pertandingan.
(Google Sports, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi