Sabtu, 9 Mei 2026, pukul : 09:57 WIB
Surabaya
--°C

Menlu RI Ajak Lembaga Think Tank dan Penelitian Berkontribusi dalam G20

JAKARTA-KEMPALAN: Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam G20 tahun ini. Hal ini membuat Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia mengajak lembaga think tank dan penelitian untuk memberikan masukan dan ide supaya kerja G20 membawa manfaat bagi dunia.

“Sebagai lembaga independen, think tanks harus dapat menghasilkan solusi yang berani dan inovatif bagi berbagai tantangan global,” tutur Menlu RI ketika memberikan sambutan pada Think-20 Inception Meeting, Rabu (9/2).

Melansir situs Kemenlu, T20 merupakan forum kerjasama lembaga think tank dan penelitian dari negara anggota G20. Think tank maupun kelompok peneliti berperan penting dalam pemulihan global dengan membidani gagasan nyata serta rekomendasi kebijakan yang tepat sasaran bagi para pemimpin negara G20.

Menlu Retno mengundang kontribusi T20 dalam 3 sektor prioritas Presidensi G20 Indonesia, yakni arsitektur kesehatan global, transformasi digital, dan transisi energi. Pada sektor kesehatan, ia menyerukan untuk mengatasi kesenjangan ketersediaan vaksinasi di dunia.

“Kita juga harus melihat jauh, melewati masa pandemi, bagaimana mempersiapkan dunia untuk krisis serupa di masa depan,” ujar Retno. Adapun sejumlah cara yang dapat diupayakan T20 salah satunya adalah peningkatan kapasitas kesehatan lokal sampai dengan solusi inovatif pada distribusi obat-obatan.

Sementara itu, diharapkan ada rekomendasi kebijakan pada sektor transformasi digital guna mendorong kesetaraan akses digital dan membuka peluang investasi di negara berkembang.

Pada bagian transisi energi, dibutuhkan inovasi dari para peneliti demi meningkatkan akses pada teknologi bersih, energi terbarukan, serta pendanaan inovatif.

“Transisi energi adalah kunci menuju ekonomi hijau dan berkelanjutan”, demikian penegasan Menlu Retno berkaitan dengan hal tersebut.

Selain Menlu RI, pertemuan ini juga dihadiri Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Managing Director Bank Dunia Mari Pangesti, Profesor Jeffrey Sachs dari Universitas Columbia, juga Bambang Brodjonegoro sebagai co-chair T20, puncaknya adalah T20 Summit di Yogyakarta pada September tahun ini. (Kemenlu, reza hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.