SEPANG-KEMPALAN: Dari sekian banyak pebalap yang melakoni tes pramusim MotoGP di Sepang International Circuit, Sepang, akhir pekan ini (5/1), Marc Marquez jadi rider yang paling dinanti.
Sebab, tes pramusim kali ini merupakan ajang pertama The Baby Alien (julukan Marquez) pasca sembuh dari cedera diplopia yang sudah membekapnya jelang berakhirnya MotoGP musim 2021 lalu. Tepatnya sebelum Grand Prix Algarve, di Portimao, Portugal, 7 November lalu.
Marquez sudah mendarat di Sepang sejak Selasa (1/2). Tes pramusim ini sekaligus jadi awal dari musim kesepuluh pembalap juara dunia tujuh kali itu memperkuat panji tim Repsol Honda Team di 2022 ini.
Dia pun sudah menargetkan beberapa hal selama dia menjalani tes pramusim di Sepang kali ini. ’’Tes di Sepang kali ini bisa membantuku untuk mengetahui bagaimana fisikku, terutama dengan lenganku dibandingkan dengan dua tahun lalu,’’ ucap Marquez.
Seperti diketahui, Marquez sudah hampir dua tahun memulihkan cedera patah tulang lengan atas kanannya. Cedera lengan itu Marquez dapatkan saat Grand Prix pembuka musim 2020 di Jerez, Spanyol, 19 Juli 2020.
Gara-gara cedera lengan itu, Marquez yang datang di MotoGP 2020 sebagai juara bertahan harus menyudahi musimnya lebih dini. Bahkan, sampai musim lalu pun pembalap yang berkebangsaan Spanyol tersebut masih gagal menyodok ke posisi tertinggi. Marquez hanya bisa finis di posisi 7 klasemen akhir.
’’Tes ini juga akan membantuku melihat pekerjaan yang sudah dilakukan HRC (Honda Racing Corporation) dengan melihat motor baru dan melihat sampai di mana kami berada,’’ sambung Marquez. Pada musim ini, Marquez akan menunggangi motor Honda RC213V versi 2022 yang sudah dirilis 14 Januari lalu.
Dan, yang lebih penting lagi, dengan tes pramusim di Sepang maka dia bisa beradaptasi dengan udara panas khas negara-negara tropis. Apalagi, dalam tiga seri pertama MotoGP musim ini akan berlangsung di negara bersuhu hangat dan panas.
Seperti seri pertama yang dimulai dari Losail International Circuit, Lusail, Qatar (6/3), Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, Indonesia (20/3) dan seri yang ketiga di Autodromo Termas de Rio Hondo, Argentina (3/4).
’’Sebab aku benci dingin. Jadi, aku tak sabar untuk pergi dan menjalani rutinitasku sebagai atlet. Aku tak sabar menunggangi motor MotoGP. Hanya memikirkan momen ini saja sudah membuat merinding,’’ kata Marquez. (MotoGP, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi