Kamis, 7 Mei 2026, pukul : 03:51 WIB
Surabaya
--°C

Memimpin Jangan Hanya Jakarta

Anies Sebuah Harapan

Kehadiran Anies ke beberapa kota belahan nusantara, saat memenuhi berbagai undangan pribadi, itu dipakai pecintanya yang bertumbuh di daerah untuk bisa menyapanya dari dekat. Mereka tidak menyia-nyiakan kesempatan. Membuat panggung “menanggap” Anies. Tentu peran partai politik yang sudah merasa tidak segan menampakkan diri tanda awal “meminangnya”. Meski partai bersangkutan ada di kubu koalisi pemerintah. Di Makassar, Sulawesi Selatan, misal. Tampak Partai Nasdem memberi Anies panggung untuk berkisah tentang membangun Jakarta. Anies pun menebar energi positif, sikap optimis untuk Indonesia yang lebih baik.

Anies menjadi harapan baru. Harapan akan munculnya pemimpin yang bisa merubah wajah Indonesia, yang mulai kusut dengan berbagai persoalan: penegakan hukum suka-suka, garis kemiskinan menganga lebar, demokrasi menuju terpasung, dan bahkan aroma menakutkan disintegrasi bangsa, itu jika tidak disikapi selayaknya.

Begitu pula saat memenuhi undangan Muskerwil DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DI Yogyakarta. Anies disambut dielukan. Setelahnya dinaikkan andong ke JEC menemui kader PPP yang sudah menunggunya. Teriakan Anies presiden muncul di sana-sini. Anies menjadi figur yang diharapkan mampu merubah Indonesia lebih baik.

Jika kemudian muncul suara nyinyir berhembus, itu hal biasa. Protes dengan menyebut, urusan apa sampai Anies repot-repot mau datang ke Yogyakarta menghadiri kegiatan partai politik di luar wilayah tugasnya. Menjadi seolah itu salah jika menyangkut Anies Baswedan. Tidak pada pemimpin daerah lain, meski yang dilakukan di luar wilayah kerjanya hanya sekadar kegiatan gowes penuh pansos.

Anies Baswedan menjadi salah satu kandidat dengan elektabilitas tinggi. Elektabilitas tidak kaleng-kaleng hasil “perselingkuhan” dengan berbagai lembaga survei. Elektabilitas Anies terbentuk oleh kerja-kerja nyata, yang hasilnya bisa dirasakan, khususnya oleh warga Jakarta. Yang itu juga setidaknya bisa terlihat ke seantero negeri. Tidak salah jika seorang kawan dari Aceh berharap agar Anies bisa hadir di bumi Serambi Mekkah. Menyapa warga Aceh dari dekat. Lanjut harapnya, “Agar Anies bisa memimpin jangan hanya Jakarta”. Maknanya, Anies Baswedan diharap bisa memimpin negeri ini di 2024 nanti. Sebuah harapan wajar, yang patut diikhtiarkan. Jika ingin hadirnya pemimpin yang membangun negeri dengan gagasan, narasi dan kerja serba terukur. (*)

Editor: Reza Maulana Hikam

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.