SEPANG-KEMPALAN: MotoGP 2022 sudah berada di depan mata. Akhir pekan ini (5-6/2), sesi pertama akan berlangsung di Sepang International Circuit, Sepang. Ajang itu yang bakal jadi pemanasan bagi pembalap-pembalap yang akan turun di MotoGP 2022.
Dari enam konstruktor, ada 16 tim yang total berkekuatan 24 pembalap. Dari ke-24 pembalap itu terselip beberapa pembalap rookie yang bakal berlomba-lomba jadi pembalap kejutan MotoGP musim ini.
Supaya tidak asing dengan pembalap-pembalap rookie tersebut ketika sesi balapan dimulai dari sesi pramusim akhir pekan ini di Sepang dan pekan depan (11 –13/2) di Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, yuk berkenalan dengan rookie-rookie tersebut.
- Raul Fernandez (Tech3 KTM Factory Racing)

Pembalap ini yang jadi sensasi dalam tes shakedown MotoGP 2022 di Sepang. Dia yang tercepat pada sesi hari pertama dengan catatan waktu 2 menit 0,898 detik. Dia kental dengan sensasi. Saat 2021, dia jadi runner up Moto2, tepat pada musim debutnya bersama Red Bull KTM Ajo.
Baru tahun ini dia membela Tech3 KTM. Pembalap Spanyol tersebut digadang-gadang bisa jadi sensasi terbesar MotoGP musim ini.
- Marco Bezzecchi (Mooney VR46 Racing Team)

Motor Ducati Desmosedici musim lalu dikenal dengan kecepatannya yang luar biasa. Itulah yang musim ini bisa jadi senjata bagi pembalap jebolan akademi Valentino Rossi. Akademi VR46 saat musim lalu sudah jadi sensasi juga seperti Francesco “Pecco” Bagnaia, runner up MotoGP 2021.
Bukan sekadar aji mumpung, pembalap 23 tahun tersebut juga sudah menghiasi podium di akhir musim Moto2 musim lalu.
- Remy Gardner (Tech3 KTM Factory Racing)

Dia sudah digadang-gadang jadi kandidat terkuat peraih Rookie of the Year musim ini. Maklum, statusnya musim lalu merupakan juara dunia Moto2 dengan pencapaian sensasional, yaitu lima kali menang dan 12 kali naik ke podium.
Darah pemenang dari ayahnya Wayne Gardner yang merupakan juara dunia kelas 500 cc musim 1987, bisa jadi motivasi tambahan pembalap Australia tersebut.
- Fabio Di Giannantonio (Gresini Racing MotoGP)

Sama seperti Bezzecchi, Di Giannantonio juga akan menunggangi motor keluaran Ducati dalam MotoGP di musim ini. Bedanya, dia akan memperkuat tim Gresini. Bedanya lagi, pretasinya di lintasan belum secemerlang Bezzecchi.
Di Moto2, mentok dia hanya bisa nangkring di posisi ketujuh akhir musim. Musim lalu dia cuma sekali memenangi balapan.
- Darryn Binder (WithU Yamaha RNF MotoGP Team)

Karirnya bisa dibilang terlalu instan dan karbitan. Sebab, dia tak pernah menjalani pengalaman di Moto2. Musim lalu, dia hanya berkutat di Moto3 sejak di 2015. Alih-alih bisa jadi juara dunia, adik kandung pembalap Red Bull KTM Factory Racing Brad Binder mentok di posisi ketujuh.
Di antara rookie-rookie MotoGP 2022 ini, Binder bisa jadi terlemah ketimbang empat rookie ini. Gaya mengendarai yang agresif disebut bisa jadi senjatanya. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi