Kamis, 9 Juli 2026, pukul : 14:32 WIB
Surabaya
--°C

Lolos Final Liga Champions Lagi, Ini Harapan Guardiola

MANCHESTER-KEMPALAN: Manchester City yang menjadi lawan Inter Milan pada final Liga Champions di Istanbul, Turki, bulan depan. Tiket ke final tersebut didapat City setelah di semifinal menyingkirkan juara bertahan Real Madrid.

Bahkan, dalam second leg yang berlangsung di Etihad Stadium, Manchester, Kamis dini hari (18/5) City menghajar Real dengan empat gol tanpa balas! Bukan Erling Haaland di balik empat gol City tersebut.

Melainkan Bernardo Silva yang mampu menjebol gawang Real sebanyak dua kali. Kedua gol Bernardo tersebut terjadi pada menit ke-23 dan 37. Sedangkan dua gol City sisanya dari kreasi Manuel Akanji (menit ke-76) dan Julian Alvarez ketika menit pertama babak injury time.

BACA JUGA: Pep Guardiola Pede Singkirkan Real Madrid

BACA JUGA  Women's U18 Volleyball Championship (AVC U-18) 2026

The Cityzens (julukan City) pun melenggang ke final dengan keunggulan agregat gol 5-1 setelah berimbang 1-1 saat pertemuan pertama di Estadio Santiago Bernabeu, Madrid, sepekan lalu.

Bagi City, ini jadi final keduanya sepanjang ditangani pelatih Pep Guardiola. Sebelumnya City juga lolos dalam final Liga Champions 2020—2021. Sayangnya, City gagal merebut kemenangan setelah dihabisi Chelsea 0-1 di Estadio do Dragao, Porto.

Berbicara kepada BT Sport, Pep menyebut Inter bisa menyulitkan ambisinya menyabet Si Kuping Lebar (sebutan trofi Liga Champions) untuk kali pertama bersama City musim ini.

’’Final menghadapi klub-klub Italia bukan hadiah yang bagus,’’ ungkap pelatih yang dua kali memenangi Liga Champions bersama FC Barcelona pada musim 2008—2009 dan 2010—2011 itu.

BACA JUGA  Karma Instan yang Dialami Penderita NPD Sepanjang Hidup

’’Setelah kemenangan ini akan banyak pujian. Saya tahu itu normal terjadi, tetapi kami punya waktu untuk mempersiapkan mental dann final. Tentu saja kami akan berusaha menuntaskannya,’’ sambung pelatih berjuluk Sang Filsuf tersebut.

Senada dengan Pep, mantan penyerang Real Michael Owen pun menyebut upaya City di final keduanya kali ini tidak akan mudah ketika berhadapan dengan klub Italia. Seperti diketahui, klub-klub Italia dikenal dengan gaya main bertahannya.

’’Klub-klub dari Italia selalu terkenal sulit untuk dihadapi. Dalam pertandingan satu leg, Anda tidak pernah bisa mengatakan itu sebagai jaminan. Terutama melawan klub top di Italia sekaliber Inter,’’ tutur Owen seperti yang dikutip dari laman Metro. (Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.