MANCHESTER-KEMPALAN: Manchester City yang menjadi lawan Inter Milan pada final Liga Champions di Istanbul, Turki, bulan depan. Tiket ke final tersebut didapat City setelah di semifinal menyingkirkan juara bertahan Real Madrid.
Bahkan, dalam second leg yang berlangsung di Etihad Stadium, Manchester, Kamis dini hari (18/5) City menghajar Real dengan empat gol tanpa balas! Bukan Erling Haaland di balik empat gol City tersebut.
Melainkan Bernardo Silva yang mampu menjebol gawang Real sebanyak dua kali. Kedua gol Bernardo tersebut terjadi pada menit ke-23 dan 37. Sedangkan dua gol City sisanya dari kreasi Manuel Akanji (menit ke-76) dan Julian Alvarez ketika menit pertama babak injury time.
BACA JUGA: Pep Guardiola Pede Singkirkan Real Madrid
The Cityzens (julukan City) pun melenggang ke final dengan keunggulan agregat gol 5-1 setelah berimbang 1-1 saat pertemuan pertama di Estadio Santiago Bernabeu, Madrid, sepekan lalu.
Bagi City, ini jadi final keduanya sepanjang ditangani pelatih Pep Guardiola. Sebelumnya City juga lolos dalam final Liga Champions 2020—2021. Sayangnya, City gagal merebut kemenangan setelah dihabisi Chelsea 0-1 di Estadio do Dragao, Porto.
Berbicara kepada BT Sport, Pep menyebut Inter bisa menyulitkan ambisinya menyabet Si Kuping Lebar (sebutan trofi Liga Champions) untuk kali pertama bersama City musim ini.
’’Final menghadapi klub-klub Italia bukan hadiah yang bagus,’’ ungkap pelatih yang dua kali memenangi Liga Champions bersama FC Barcelona pada musim 2008—2009 dan 2010—2011 itu.
’’Setelah kemenangan ini akan banyak pujian. Saya tahu itu normal terjadi, tetapi kami punya waktu untuk mempersiapkan mental dann final. Tentu saja kami akan berusaha menuntaskannya,’’ sambung pelatih berjuluk Sang Filsuf tersebut.
Senada dengan Pep, mantan penyerang Real Michael Owen pun menyebut upaya City di final keduanya kali ini tidak akan mudah ketika berhadapan dengan klub Italia. Seperti diketahui, klub-klub Italia dikenal dengan gaya main bertahannya.
’’Klub-klub dari Italia selalu terkenal sulit untuk dihadapi. Dalam pertandingan satu leg, Anda tidak pernah bisa mengatakan itu sebagai jaminan. Terutama melawan klub top di Italia sekaliber Inter,’’ tutur Owen seperti yang dikutip dari laman Metro. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi