MANCHESTER-KEMPALAN: Karakter Mason Greenwood telah dihapus dari Game FIFA 22 usai sang pemain menjadi tersangka kasus tindak kekerasan.
Striker Muda Manchester United itu saat ini sedang ditahan oleh kepolisian Greater Manchester untuk diinterogasi terkait kasus kekerasan yang melibatkannya serta pacarnya.
Greenwood dituduh melakukan tindakan kekerasan usai sang pacar, Harriet Robson, mengirim beberapa posting foto, video, serta rekaman suara di akun Instagramnya terkait cedera serius yang dia derita.
Dalam unggahan foto dan video terlihat bahwa Harriet menderita luka memar hingga mulut berdarah akibat dihajar Greenwood.
Sebuah rekaman suara juga menunjukkan bahwa dirinya sempat dipaksa melakukan hubungan seksual oleh Greenwood.
Manchester United juga telah menarik penjualan merchandise Mason Greenwood dari toko online klub.
The Reds Devil juga mengumumkan bahwa Greenwood tidak akan kembali berlatih atau memainkan pertandingan “sampai pemberitahuan lebih lanjut”.
Salah satu juru bicara MU juga mengeluarkan sebuah pernyataan yang berbunyi “Kami menyadari adanya foto-foto dan tudingan yang beredar di media sosial.”
“Kami tidak akan berkomentar lebih lanjut sampai fakta-fakta tersebut dibuktikan. Manchester United tidak memaafkan segala jenis kekerasan dalam bentuk apa pun.”
Sponsor pribadi Greenwood, Nike, juga sudah menangguhkan kerjasamanya dengan Greenwood karena kasus ini.
Rekan-rekan setim Greenwood di MU, seperti David De Gea, Alex Telles, dan Marcus Rashford juga sudah tidak mengikuti Greenwood di media sosial.
Kasus ini kian mencoreng nama Greenwood yang sudah cukup buruk di kalangan fans MU, sebelumnya Greenwood sudah dianggap sebagai pemain egois yang merusak permainan tim di lapangan.
(Sky Sports, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi