Selasa, 12 Mei 2026, pukul : 09:33 WIB
Surabaya
--°C

Wabup Subandi Sidak PTM SD Al Muslim dan SDN 1 Wadung Asri, Hasilnya Lancar dan Sesuai Aturan

SIDOARJO-KEMPALAN : Wakil Bupati Sidoarjo H Subandi meninjau langsung pelaksanaan PTM di minggu pertama ini. “Alhamdulillah pada pagi hari ini kita melihat semua kesiapan sekolah. Ini dihadiri dengan pimpinab Dinas Pendidikan Sidoarjo dan jajaran ,” kata Wabup Subandi pada Selasa pagi (12/1/2022) saat mengunjungi SD Al Muslim Wadung Asri Waru Sidoarjo.

Dari hasil tinjauannya itu, Wabup Subandi menyatakan, bahwa pelaksanaan PTM di minggu pertama ini sudah sesuai dengan apa yang diharapkan. Misalnya, di sekolah telah tersedia tempat cuci tangan, alat pengukur suhu hingga barcode PeduliLindungi.

Ia berharap, para wali murid khususnya dari pelajar jenjang SD memberikan izin anak-anaknya mengikuti PTM. Meski dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri hal itu sudah tak diperlukan, namun perizinan dari wali murid dinilainya sangat penting.

“Insyaallah sambil berjalan kami dari pemkot dan Diknas sambil evaluasi akan kita wajibkan semua masuk 100 persen, tapi tetap dengan dua shift. Kenapa dua shift? kita meyakinkan kepada wali murid bahwa persyaratan yang satu meter juga kita lakukan, jadi nggak ada kerumunan,”ujar wabup.

Pembelajaran di SD Al Muslim Wadung Asri Waru Sidoarjo.

Dalam pelaksanaan PTM ini, kata dia, pelajar tidak diberikan waktu istirahat untuk ke luar kelas. Sehingga semua aktivitas dilakukan di dalam kelas. Bahkan, kantin dan perpustakaan untuk sementara ditutup agar memudahkan guru mengontrol para siswa dan lebih mudah melakukan evaluasi.

” Ini bentuk dari ikhtiar kita. Karena bagaimanapun pendidikan kalau lewat hybrid terus karakter jiwa yang hebat juga akan hilang, kalau online terus anak jadinya individualis. Sehingga pemkab dan Diknas meyakinkan kita berani lakukan (PTM) dan kita coba,” tegasnya.

Sementara itu, Fatimatuz Zahro Kepala sekolah SD Al Muslim mengatakan pelaksanaan PTM 100 persen sesuai progres yang ditentukan. Mulai dari penerapan jarak 1 meter antar siswa hingga dilakukan secara 2 shift.

“Saya berharap nanti ini akan dilakukan monitoring dan evaluasi secara bertahap, juga memantau kondisi pandemi yang ada di Sidoarjo. Sehingga nanti ketika pandemi sudah terkontrol, bisa ditingkatkan benar-benar 100 persen PTM di sekolahnya,” kata Fatimatuz Zahro.

Meski begitu, Fatimatuz Zahro juga memberikan pengecualian terhadap siswa yang memang memiliki gangguan kesehatan. Menurutnya, secara mutlak siswa yang tidak dapat mengikuti PTM karena gangguan kesehatan, tidak bisa dikatakan membolos sekolah.

“Saya meminta (PTM) tetap mengutamakan faktor kesehatan, aman dan nyaman. Mengutamakan kesehatan anak-anak itu kemudian harus jadi prioritas utama kami,” terang bu Kepela Sekolah SD Al Muslim.

Usia meninjau PTM di SD Al Muslim Wabup Subandi melanjutkan sidaknya di SDN 1 Wadung Asri Waru Sidoarjo. Hasilnya juga sama seperti di SD Al Muslim. Bahkan di SDN 1 Wadung Asri ini Wabup memberikan hadiah kepada siswa di SDN 1 Wadung Asri tersebut. (Ambari Taufiq)

Editor: Freddy Mutiara

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.