DOUALA-KEMPALAN: Bertabur bintang dan berstatus juara bertahan. Tapi, itu tak membuat Aljazair bisa dengan mudah memulai langkahnya mempertahankan trofi juara Piala Afrika 2021. Buktinya, hanya menghadapi negara berperingkat 108 FIFA, Sierra Leone, Riyad Mahrez dkk tertahan tanpa gol.
Awal buruk tim berjuluk The Greens tersebut tercipta di Japoma Stadium, Douala, Selasa malam (11/11). Padahal, pelatih Aljazair Djamel Belmadi menurunkan pemain-pemain terbaiknya yang datang dari klub-klub top Eropa.
Sebut saja Mahrez (Manchester City), Islam Slimani (Olympique Lyon), Aissa Mandi (Villarreal CF), Ramy Bensebaini (Borussia Moenchengladbach) sampai Said Benrahma (West Ham). Hasil yang tak diinginkan Belmadi.
’’Ini bukan awal terbaik dalam turnamen. Kami sangat ingin memulai dengan baik untuk meraup poin sebanyak mungkin dan melakukan kinerja yang memberi kami kepercayaan diri. Bukannya malah frustrasi,’’ keluh Belmadi.
Dia tidak mencari-cari alasan mengapa skuadnya sampai gagal menang. Dia mengakui, performa anak asuhnya yang di bawah ekspektasi. Selain itu, ditambah pula dengan permainan bagus dari Sierra Leone.
’’Kami bermain menghadapi tim yang kuat secara fisik dan terorganisir dengan bagus,’’ pujinya kepada Sierra Leone. Belmadi menuding Sierra Leone sengaja menurunkan ketajaman lini depan dan bemain bertahan.
Meski begitu, dia angkat topi dengan performa penjaga gawang Sierra Leone Mohamed Kamara yang sukses memetik 1 poin pertama mereka setelah 25 tahun tidak bertanding dalam ajang Piala Afrika.
Berkat aksi-aksi penyemalatannya itu, Kamara pun dianugerahi penghargaan sebagai Man of The Match laga tersebut. Belmadi pun sampai tidak mampu menyembunyikan kekagumannya dengan performa Kamara.
Walaupun gagal memulai Piala Afrika dengan kemenangan, Aljazair masih tetap tenang. Apalagi dengan hasil seri ini maka rekor tidak terkalahkannya dari semua ajang pun masih tetap terkawal. Catat, hasil seri ini tetap memperpanjang rekor tanpa kalah Aljazair.
Dengan kemenangan kali ini, negara asal mantan pelatih Real Madrid Zinedine Zidane itu tetap memperpanjang rekor tidak terkalahkannya di semua ajang. Aljazair kali terakhir mendapat noda kekalahan dalam Piala Afrika 2019 melawan Maroko, 20 Oktober 2019.
Total, Aljazair belum terkalahkan dalam 25 pertandingan di semua ajang. Baik laga international friendly match, Kualifikasi Piala Dunia zona Afrika, dan Piala Afrika. ’’Kami tak pernah peduli dengan angka-angka itu. Kami hanya ingin mengembalikan tren kemenangan kami,’’ harapnya. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi