Menu

Mode Gelap

kempalansport · 10 Jan 2022 04:25 WIB ·

Bhayangkara Samator yang Sempurna Berkat Si Monster Blok Marko Sindjelic


					Smash dari middle blocker Surabaya Bhayangkara Samator Marko Sindjelic yang coba diblok salah satu pemain Kudus Sukun Badak Adik Tri Yulianto, Minggu (9/1). (Foto: Antara Foto) Perbesar

Smash dari middle blocker Surabaya Bhayangkara Samator Marko Sindjelic yang coba diblok salah satu pemain Kudus Sukun Badak Adik Tri Yulianto, Minggu (9/1). (Foto: Antara Foto)

SENTUL-KEMPALAN: Pemain asing kembali jadi kunci di balik kemenangan juara bertahan sektor putra turnamen bola voli Proliga, Surabaya Bhayangkara Samator. Tim Taylor atau Marko Sindjelic sama-sama bermain gemilang.

Terutama middle blocker Sindjelic yang bermain bak monster blok ketika Bhayangkara Samator menumbangkan klub pendatang baru di Proliga, Kudus Sukun Badak dengan skor 3-1 (25-22, 23-25, 25-20, 25-17).

Blok-blok pemain dengan postur menjulang setinggi 210 sentimeter tersebut mampu menyuplai poin bagi Nizar Julfikar dkk. Meski begitu, Sindjelic menganggap penampilan dia dan rekan satu timnya di SBS (singkatan Bhayangkara Samator) tak sebagus saat membekuk Palembang Bank SumselBabel.

Bahkan, dari level 1 sampai 10, pemain yang berkebangsaan Serbia tersebut hanya memberikan angka 4 untuk permainan SBS tersebut. ’’Seharusnya bisa lebih, lebih, dan lebih baik lagi,’’ ucap Sindjelic seperti yang dikutip JawaPos.com.

’’Semoga kami bisa bermain lebih bagus lagi dalam pertandingan berikutnya. Menurutku, SBS adalah tim baru, jadi kami membutuhkan semakin banyak waktu untuk bermain bersama-sama,’’ sambung Sindjelic.

Maklum Sindjelic baru bergabung bersama rekan-rekannya setelah menjalani masa karantina per 28 Desember. Makanya, waktu yang dipunyainya untuk beradaptasi dengan tim sangat pendek. Materi latihan yang diberikan untuknya pun lebih banyak mengarah ke pengembalian kebugaran fisik. Bukan dari sisi tekniknya.

Dominannya peran Sindjelic tersebut diakui nahkoda SBS Sigit Ari Widodo. Menurut Sigit, ada dua nilai plus yang didapatkan ketika memainkan Sindjelic. ’’Itu sudah dirasakan dari sisi penyerangan dan blok. Terutama untuk blok-bloknya,’’ terang Sigit.

Sigit pun berharap penampilan Sindjelic akan tetap konsisten sepanjang Proliga 2022 kali ini. Di laga-laga ke depan, Bhayangkara Samator masih akan berhadapan dengan klub-klub kontestan lainnya yang lebih kuat.

Berkebalikan dengan pemain asing Bhayangkara Samator yang tampil dominan, Sukun Badak di balik kekalahan keduanya dalam Proliga 2022 kali ini tidak diperkuat legiun asingnya dari Brasil Douglas Bueno.

’’Kami pada saat ini masih belum bisa memainkan pemain asing kami karena dia belum selesai pengurusan Kitas (Kartu Ijin Tinggal Terbatas). Sementara, Samator punya dua pemain asing,’’ keluh pelatih Sukun Badak Rohadi Mulyo. (Yunita Mega Pratiwi)

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Lampard jadi Calon Kuat Pelatih Baru Everton

28 Januari 2022 - 09:31 WIB

Tiga Catatan Buruk Timnas di Laga Melawan Timor Leste

28 Januari 2022 - 07:16 WIB

Comeback, Indonesia Tekuk Timor Leste 4-1

28 Januari 2022 - 04:55 WIB

KONI Pusat Beri Apresiasi Tinggi KONI Jatim

27 Januari 2022 - 17:48 WIB

Ketua DPD RI Dukung Jatim Jadi Tuan Rumah PON 2028

27 Januari 2022 - 10:46 WIB

Mancini Ungkap Alasannya Panggil Kembali Balotelli ke Timnas

27 Januari 2022 - 10:07 WIB

Trending di kempalansport