SURABAYA-KEMPALAN: Final koko cici Jatim di Graha Universitas Negeri (19/12) berlangsung ketat. ”Sepuluh finalis ini memiliki kemampuan yang berimbang hingga kami harus cermat dan selektif dalam penilaian” ujar Theresia Yugianto, salah satu dewan juri.
Andrew Juangta terpilih sebagai koko jatim 2021 dan Piniela Sutandi menjadi cici jatim 2021. Mereka tidak menyangka menjadi juara karena persaingan yang ketat dan kompetitif.
Sedangkan runner up koko Aloisius Thomas dan cici Natania Kezia. Lalu, terfavorit di media sosial koko Patricius Jason dan cici Meralda Gunawan. Koko persahabatan diriah oleh koko Marselius Michael Dendy dan cici Olivia Budiman, serta yang berbakat dalam menari adalah koko Sigit Hartanto , cici Steffi Alyssandrea.
Perkembangan peserta koko cici yang makin meningkat kualitas maupun kuantitas memperoleh apresiasi dari Pepeng Putra Wirawan sebagai ketua PSMTI Jatim.
”Kita perlu meregenerasi muda-mudi Tionghoa untuk melestarikan tradisi budaya Tionghoa serta mengembangkan nilai kemanusiaan seperti peduli semeru para koko cici perlu datang ke lokasi,” harapnya.
Perhelatan koko cici ini untuk mengemban tugas melestarikan dan mensosialisasikaj budaya Tionghoa, hasil kerjasama paguyuban sosial marga Tionghoa Indonesia Jatim dengan Indonesia Tionghoa Culture Center, Dinas Pariwisata Jatim, harian Disway, House of Lea. Sponsor Kapal Api, Hartono Wiratanik, Samator, Meratus, Jamu Iboe, dan lainnya.
Arumi Bachsin istri wagub Jatim, yang hadir pada acara itu mengapresiasi pagelaran koko cici ini sebagai wadah positif bagi para remaja Tionghoa untuk berprestasi dan berkarya.
Suka duka dalam menjalankan tugas merupakan proses bertumbuh menjadi lebih baik. “Koko cici semoga lebih bermanfaat dan beragam, dan inilah penerus kami,” ujar Ansell, koko 2020.
Selamat mengemban tugas kepada para koko cici jatim 2021. (acong sunardi)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi