Live Boxing TV One: Pertahanan Commey Lemah

waktu baca 3 menit
Richard Commey.

M.Nigara (Wartawan Tinju Senior, Komentator Tinju TV One)             

KEMPALAN: Richard Commey, mantan juara dunia Lightweight versi IBF tak mampu membendung gempuran Teofimo Lopez. Commey, bukan hanya kehilangan gelar juara dunia Lightweight versi IBF-nya, petinju Ghana itu rontok di ronde ke-2 (14/12/2019) Madison Square Garden, New York City, New York, USA.

Bukan hanya Commey dan kubunya yang terkejut, tapi banyak pihak yang seperti tidak percaya dengan hasil itu. Lopez masih sangat muda, 22 tahun dan baru 14 kali tampil di ring.

Menurut evaluasi, kekalahan Commey disebabkan kelemahan dalam pertahanan. Maklum selama ini Commey terbilang sebagai petinju yang 90 persen karirnya dihiasi dengan kemenangan cepat. Dari 30 kemenangan, 27 di antaranya menang TKO/KO.

Commey adalah satu dari sepuluh petinju Ghana yang sempat meramaikan ring tinju pro dunia. Azumah Nelson dan Ike Quartey, dua di antaranya yang paling mengesankan. Kehebatan keduanya tak kalah dari bintang-bintang yang bersinar di ring tinju Las Vegas, Los Angekes, dan New York.

Saat ini, Ghana berharap banyak pada prestasi Commey. Petinju kelahiran Accra, Ghana (10/3/1987) pernah menyandang gelar juara dunia kelas Lightweight versi IBF. Petarung yang satu ini dikenal tidak mudah menyerah.

Vs Lomachenko

Ahad (12/12/2021) pagi waktu tvone atau Sabtu (11/12/2021) malam waktu New York, akan bertarung melawan petinju paling beruntung di dunia, Vasiliy Lomachenko. Bagi keduanya, pertarungan itu adalah alat untuk mengembalikan sesuatu yang pernah sama mereka miliki, tapi saat ini hilang. Pertarungan ini juga akan menjadi ajang pembuktian siapakah di antara keduanya yang terhebat dan pantas kembali menantang serta menyandang gelar juara dunia kelas layang.

Baik Lomachenko maupun Commey, keduanya dikenal sebagai petinju-petinju yang pantang menyerah. Ini bisa kita buktikan semangat keduanya sama sekali tidak runtuh meski saat percobaan pertama menantang juara dunia, sama-sama kalah.

Commey menghadapi…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *