Menu

Mode Gelap

kempalanmanca · 20 Nov 2021 22:36 WIB ·

Digolongkan sebagai Grup Teroris oleh Britania Raya, Hamas “Mengamuk”


					Priti Patel-JakartaPost Perbesar

Priti Patel-JakartaPost

LONDON-KEMPALAN: Sekretaris Kementerian Dalam Negeri Britania Raya yaitu Priti Patel dikatakan akan membawa isu penggolongan Hamas sebagai grup terlarang pada Jumat mendatang. Tindakan tersebut kemudian akan membawa Britania Raya melarang dan menggolongkan Hamas sebagai organisasi teroris.

Priti Patel mengatakan bahwa dirinya sulit untuk membedakan antara gerakan politik dan gerakan militer yang dilakukan oleh Hamas. Ia mengatakan bahwa Hamas telah secara fundamental dan secara masif berubah menjadi anti-semitik.

Ia kemudian mengatakan bahwa komunitas Yahudi membutuhkan perlindungan.

Menanggapi hal tersebut, Hamas kemudian menyesali dan mengutuk Britania Raya.

“Tidak lagi meminta maaf dan membenarkan sejarah yang ada terhadap warga Palestina, Britania Raya kemudian secara langsung mendukung pihak Israel dan seolah-olah menjadikan mereka sebagai korban”

Ucapan tersebut kemudian merujuk kepada Deklarasi Balfour yang pada isinya secara garis besar memberikan tanah Palestina ke warga Zionis.

“Memberikan resistensi, dengan secara cara, termasuk gerakan bersenjata, merupakan tindakan yang sudah dilindungi oleh hukum internasional bagi orang-orang yang sedang berada dalam okupasi” salah satu bela dari Hamas.

Hamas kemudian mencela tindakan Britania Raya mengenai tindakan agresif dari Israel yang kemudian membuat warga Palestina terlantar, banyak kerusakan yang terjadi bagi Palestina hingga serangan kepada lebih dari dua juta warganya di Gaza, namun disebut sebagai Teroris.

Priti Patel mengatakan bahwa tindakan Britania Raya dalam menggolongkan Hamas sebagai organisasi teroris berdasarkan intelijen, informasi dan hal lainnya yang sangat banyak dan luas yang kemudian menyimpulkan secara akhir sebagai gerakan terorisme.

(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pfizer Sebut Vaksin Booster Efektif Lawan Varian Omicron

9 Desember 2021 - 01:37 WIB

Pfizer-IDXChannel

Jenderal Tinggi India, Istri dan 11 Orang Lainnya Meninggal dalam Kecelakaan Helikopter

9 Desember 2021 - 01:06 WIB

Jenderal Bipin Rawat-CNN

Olaf Scholz Resmi menjadi Kanselir Jerman, Janji untuk “Mulai dari Awal”

9 Desember 2021 - 00:48 WIB

Olaf Scholz-DW

Australia Gabung AS untuk Boikot Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

9 Desember 2021 - 00:35 WIB

Scott Morrison-CNN

Biden Ancam Putin dengan Sanksi “Kuat” jika Serang Ukraina

9 Desember 2021 - 00:13 WIB

Biden-DW

India dan Rusia Teken Kerja Sama Perdagangan dan Senjata

8 Desember 2021 - 00:31 WIB

Narendra Modi-BBC
Trending di kempalanmanca