NEW DELHI-KEMPALAN: Berbicara dalam Konferensi Tingkat Tinggi di Australia, Perdana Menteri India yaitu Narendra Modi mengatakan pada Kamis (18/11) bahwa di era digital pada saat ini telah menciptakan kesempatan untuk dapat menyebarkan nilai-nilai demokrasi yang ada.
Narendra Modi mengajak semua negara yang ada untuk dapat bekerja sama mengembangkan dan menggunakan teknologi untuk mempromosikan nilai-nilai demokrasi yang ada untuk dapat bekerja sama mengakhiri semua konflik yang ada dan menekankan kerja sama antara semua negara di dunia.
Ia kemudian menambahkan bahwa di era digital, telah timbul adanya risiko bentuk konflik baru, namun demokrasi menggunakan teknologi menciptakan kesempatan untuk dapat maju dan menyejahterakan bersama.
“Kami bisa bekerja sama untuk menguatkan negara-negara yang ada dan rakyatnya untuk menyiapkan dirinya menghadapi kesempatan terbesar pada abad ini yaitu demokrasi dan teknologi” ucapnya dalam Konferensi Tingkat Tinggi tersebut.
“Menjadi penting bagi dunia untuk dapat membangun masa depan yang lebih baik dengan merefleksikan nilai-nilai demokrasi yang ideal. Hal tersebut sama pentingnya seperti keamanan nasional dan kesejahteraan rakyat domestik” ucap tambahnya.
Narendra Modi mengatakan bahwa penggunaan teknologi tiap-tiap negara kemudian mencerminkan nilai-nilai yang dianut.
“Tradisi demokrasi di India sudah sangat tua, namun insitusi yang kami miliki sangat kuat. Kami percaya bahwa kami sebagai warga dunia bisa menjadi satu keluarga” ucap Narendra Modi.
“Teknologi, data dan informasi telah menjadi senjata baru pada abad ini. Kawan terbaik dari demokrasi adalah keterbukaan yang ada. Namun di sisi yang bersamaan, tidak seharunya ada kepentingan yang terpendam dalam penggunaan keterbukaan tersebut. India siap untuk bekerja sama dengan mitra yang ada untuk membantu memberikan kesejahteraan. Demokrasi India terletak pada demokrasi dan skala ekonomi kami” ucap tambahnya.
Dalam akhir pidatonya, ia mengatakan bahwa India telah menjadi salah satu negara yang memiliki pengembangan teknologi terdepan.
Ia mengatakan bahwa pemerintah memiliki inisiasi untuk menghubungkan 600,000 desa yang ada untuk dapat menerapkan pembayaran digital.
(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi