Menu

Mode Gelap

kempalanews · 18 Nov 2021 13:03 WIB ·

Bupati Sidoarjo Ajak KPK Cek Pembangunan Mega Proyek Frontage Road Aloha-Gedangan


					Bupati Gus Muhdlor bersama KPK cek Pembangunan mega proyek FR Aloha Gedangan. Perbesar

Bupati Gus Muhdlor bersama KPK cek Pembangunan mega proyek FR Aloha Gedangan.

SIDOARJO-KEMPALAN : Pembangunan mega proyek Frontage Road (FR) Aloha-Gedangan terus dikejar oleh Pemkab Sidoarjo sebagai salah satu ikhtiar untuk mengurai kemacetan yang menjadi problem klasik di wilayah tersebut.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengatakan, pembangunan frontage road tersebut adalah salah satu prioritas yang terus dikebut. “Memang ini banyak lika-likunya karena melibatkan lintas sektor. Ada beberapa tantangan yang kita urai. Kita optimistis Insyaallah ini selesai sesuai rencana,” ujar Muhdlor, Rabu (17/11/2021).

Muhdlor mengatakan, pihaknya juga telah mengajak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melihat proyek tersebut. Muhdlor ingin semua berjalan transparan dan tak ada yang main-main. Tampak Muhdlor mengunjungi lokasi pembangunan bersama Direktur Koordinasi Supervisi III KPK Bachtiar Ujang Purnama, Selasa (16/11/2021).

Setplan rencana pembangunan flyover.

“Kami jelaskan semuanya secara detil. Komitmen Pemkab Sidoarjo adalah semua harus taat aturan, transparan, dan tidak ada yang melanggar aturan, jangan ada yang main-main karena ini semua adalah uang rakyat,” papar Gus Muhdlor, sapaan akrabnya.

Bupati Muhdlor juga juga menyarankan kepada kontraktor untuk menambah pegawai atau jam kerja untuk dapat mengejar pembangunan Frontage Road.

“Bisa dengan menambah pegawai atau jam kerja dan sebagainya,” ungkapnya..

Gus Muhdlor mengungkapkan, beberapa tantangan yang muncul adalah ada beberapa tanah yang baru saja dilakukan pembebasan yang menjadikan penghalang percepatan pembangunan.

“Seandainya ada keterlambatan yang tidak berefek banyak mungkin nanti hanya memakan waktu 7-10 hari untuk mempercepat dan tentunya membutuhkan perhatian ekstra,” kata dia.

Ia mengimbau kepada warga yang sudah mendapatkan ganti rugi agar segera melakukan pengosongan dan mengambil barang yang bisa dimanfaatkan kembali.

Sementara itu, Kepala Administrasi Pembangunan Kabupaten Sidoarjo Dwi Eko Saptono mengatakan, pada minggu ke-14 dan 15, pembangunan FR mencapai 40 persen, kurang dari target ditetapkan sebesar 50 persen.

“Akan kita kejar di minggu ke-15 dan 16 berikutnya,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pembebasan lahan menjadi permasalahan percepatan pembangunan mega proyek di Frontage Road Aloha-Gedangan. “Informasinya hari ini sudah terbayarkan, sehingga akses terkait dengan material mesin-mesin ini bisa juga langsung mengarah ke pemukiman,” kata dia. (Ambari Taufiq)

Editor: Freddy Mutiara

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

ITS Automotive Team Pamerkan Empat Mobil di GIIAS 2021

9 Desember 2021 - 17:17 WIB

Bupati Gresik Lantik 9 Pejabat Eselon II, Ini Pesannya

9 Desember 2021 - 16:45 WIB

Dosen Prodi Teknik Informatika Ubaya Masuk Top 500 Authors SINTA

9 Desember 2021 - 16:33 WIB

Gubernur Khofifah Minta Dudika Fasilitasi Magang ABK dan Serap Lulusan SLB

9 Desember 2021 - 16:21 WIB

Wagub Emil Pastikan Ketersediaan Logistik dan Posko Pengungsi Terpenuhi

9 Desember 2021 - 12:46 WIB

KEI-ANTARA Gelar Uji Kompetensi Wartawan di Sumenep

9 Desember 2021 - 10:14 WIB

Gelar Uji Kompetisi Wartawan
Trending di kempalanews