MANCHESTER-KEMPALAN: Bek Manchester City Benjamin Mendy telah didakwa dengan dua tuduhan pemerkosaan baru di pengadilan.
Mendy sekarang harus menghadapi total enam tuduhan pemerkosaan setelah awalnya didakwa dengan empat tuduhan pemerkosaan pada bulan Agustus.
Pemain asal Prancis itu telah ditahan sejak ditangkap pada bulan Agustus setelah sejumlah permohonan jaminan diajukan olehnya, namun ditolak oleh hakim.
Menurut pernyataan pihak kepolisian Cheshire, Mendy juga akan didakwa karena terlibat dengan satu tuduhan penyerangan seksual.
Semua dugaan pelanggaran terkait dengan empat wanita berusia di atas 16 tahun itu diduga terjadi antara Oktober 2020 dan Agustus 2021.
Pernyataan dari polisi menambahkan: “Cheshire Constabulary dan Crown Prosecution Service ingin mengingatkan semua orang bahwa proses pidana terhadap Matturie dan Mendy sedang berlangsung dan bahwa mereka memiliki hak atas pengadilan yang adil.”
Mendy, yang saat ini ditahan di HMP Altcourse di Liverpool, akan dipanggil untuk hadir di Pengadilan Magistrat Stockport pada hari Rabu (17/11).
Seorang rekan terdakwa, Louis Saha Matturie, 40 tahun, juga telah didakwa dengan dua tuduhan pemerkosaan tambahan dan satu serangan seksual, sehingga sekarang dia juga akan menghadapi enam tuduhan pemerkosaan.
Mendy awalnya didakwa pada 26 Agustus, dengan tiga tuduhan pemerkosaan terkait dengan dugaan insiden pada Oktober 2020 dan dengan serangan seksual terhadap seorang wanita pada awal Januari tahun ini.
Dia juga didakwa memperkosa seorang wanita pada Agustus 2021. Dugaan serangan itu dikatakan terjadi di alamat rumahnya di Withinlee Road di Prestbury, Cheshire.
Bek kiri asal Prancis itu telah bermain untuk Manchester City sejak 2017, ketika ia bergabung dari Monaco dengan nilai transfer sebesar £52 juta.
Dia diskors oleh klub setelah didakwa oleh polisi, sambil menunggu hasil penyelidikan.
Rekan terdakwa Mendy, Matturie berasal dari Eccles, Greater Manchester, juga menghadapi enam tuduhan pemerkosaan dan satu serangan seksual.
Matturie juga ditahan usai dinilai terlibat dengan empat kasus yang telah terjadi antara Maret 2021 dan Agustus 2021. Keduanya dijadwalkan akan diadili pada 24 Januari 2022.
(Sky Sports, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi