Menu

Mode Gelap

kempalansport · 11 Nov 2021 23:36 WIB ·

Dadakan Ganti Nomor Perlombaan, Nanda Mei Raih Emas untuk Jatim


					Nanda Mei Sholihah (tengah) saat pengalungan medali nomor lompat jauh medali emas Peparnas XVI Papua. (Foto: Kominfo Jatim) Perbesar

Nanda Mei Sholihah (tengah) saat pengalungan medali nomor lompat jauh medali emas Peparnas XVI Papua. (Foto: Kominfo Jatim)

JAYAPURA-KEMPALAN: Selalu ada hikmah di setiap kejadian. Mungkin seperti itulah yang dirasakan atlet para-atletik Jatim Nanda Mei Sholihah. Sepekan lalu (5/11), Nanda Mei harus memutuskan secara dadakan cabor mana yang dia ikuti dalam Peparnas XVI Papua kali ini.

Tepat pada momen upacara pembukaan Peparnas XVI Papua. Nanda yang awalnya akan turun di nomor lari 100 meter, harus mengubah semua perencanaanya dengan turun di nomor lompat jauh yang sama sekali tidak dia persiapkan.

’’Tiba-tiba banget dikabari oleh salah satu pengurus Jatim. Itu terjadi setelah technical meeting,’’ kenang Nanda Mei, dikutip situs Kominfo Jatim. Alasannya ketika itu tidak ada peserta yang ikut di nomor lari 100 meter untuk klasifikasi T47.

Sehingga, nomor lari itu pun akhirnya ditiadakan. ’’Karena nggak ada lawannya, ya satu-satunya jalan saya harus ganti nomor,’’ ungkap Nanda Mei yang saat ini menjabat sebagai Ketua NPCI di Kota Kediri itu.

Di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Kamis (11/11) Nanda Mei pun membuktikan bahwa naluri petarungnya bukan hanya dalam lari sprint 100 meter. Dia juga mampu mempersembahkan emas di nomor lompat jauh.

Atlet para-atletik kelahiran Kota Kediri pada 17 Mei 1999 silam itu mampu meraih medali emas dengan jarak lompatannya sejauh 4,35 meter. Capaian yang tentu jadi capaian terbesarnya karena dia bukan pelompat jauh.

Dia bahkan hanya membutuhkan waktu lima hari untuk melatih lompatannya. ’’Saya beruntung bisa menjawab tantangan ini dan memberikan prestasi bagi Jatim, terima kasih atas dukungannya kepada saya,’’ bebernya.

Lompatan 4,35 meter tersebut merupakan lompatan terjauhnya dari empat kali percobaan. Untuk lompatan pertama jauhnya sekitar 4,33 meter, lompatan kedua 4,13 meter, lompatan ketiga 4,35, dan lompatan terakhir 4,19 meter.

Nanda Mei cuma dibolehkan mengikuti satu nomor pertandingan karena statusnya di para-atletik kali ini sebagai atlet elite. ’’Sungguh ini jadi pengalaman yang sangat luar biasa bagiku,’’ imbuh Nanda Mei yang pernah merengkuh medali emas ketika kali pertama turun dalam kejuaraan Piala Walikota  2010 itu.

Menurut Wakil Komandan Kontingen Peparnas XVI Jatim Agustinus Roy menyebut tidak hanya satu nomor saja yang batal dipertandingkan. ’’Ada dua nomor (yang tak dipertandingkan,’’ sebut Agustinus. (Yunita Mega Pratiwi)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Liga Spanyol: Prediksi Real Madrid vs Sevilla

28 November 2021 - 16:09 WIB

Liga Inggris: Prediksi Man City vs West Ham

28 November 2021 - 12:03 WIB

Mo Farah, dari Raja Lari Maraton, Ingin Jadi Presenter Acara TV Anak-Anak

28 November 2021 - 10:18 WIB

Apakah Rangnick Orang yang Tepat untuk Man United?

28 November 2021 - 10:17 WIB

Update Klasemen Liga Inggris: Persaingan di Papan Atas Makin Ketat

28 November 2021 - 07:01 WIB

The Minions yang ke Final, The Babbies ke WTF Finals

28 November 2021 - 06:22 WIB

Trending di kempalansport