Menu

Mode Gelap

kempalansport · 13 Nov 2021 22:48 WIB ·

Kesabaran Anggi Berbuah Tambahan Emas bagi Jatim


					Eka Puspita Anggraini (paling kanan) ketika merayakan keberhasilannya meraih medali emas bersama pelatihnya, Rukhan (dua dari kiri) dan Koko Pambudi Leksono (paling kiri). (Foto: Istimewa) Perbesar

Eka Puspita Anggraini (paling kanan) ketika merayakan keberhasilannya meraih medali emas bersama pelatihnya, Rukhan (dua dari kiri) dan Koko Pambudi Leksono (paling kiri). (Foto: Istimewa)

JAYAPURA-KEMPALAN: Pebulutangkis Jatim mampu menunjukkan tajinya dalam Peparnas XVI 2021 di Papua. Pada hari terakhir yang berlangsung Sabtu (13/11), Jatim mampu menyabet dua medali emas.

Medali emas pertama didapatkan Diang Gusti Penghayom dari nomor tunggal putra klasifikasi Tuna Rungu Tuna Wicara (TRTW) setelah bisa mengalahkan sesama pebulutangkis Jatim Ilyaas Rahman Ryandani melalui pertarungan panjang dalam tiga gim 20-22, 21-13, 21-10.

Sementara, emas kedua diperoleh dari nomor tunggal putri Klasifikasi Tuna Rungu Tuna Wicara (TRTW) atas nama Eka Puspita Anggraini. Anggi (begitu dia biasa disapa) mampu mengalahkan tunggal putri DKI Jakarta Ghaniya Fadilatun Nisa dalam dua gim langsung 23-21, 22-5.

Kesabaran yang disebut pelatih bulutangkis tim Peparnas Jatim Koko Pambudi Leksono kunci di balik keberhasilan Anggi di GOR Cenderawasih, Kota Jayapura, siang itu. ’’Anggi mau bermain dengan sabar dan menguasai pola permainan dari pemain lawan,’’ ungkap Koko.

Kesabaran itu ditunjukkan pebulutangkis dari Nganjuk tersebut pada awal-awal gim pertama saat dia berkali-kali ketinggalan poin. Anggi baru bisa menyamakan kedudukan pada saat menginjak poin ke-18.

Koko menyebut, pihaknya memang sudah memprediksi Anggi bisa berbicara lebih banyak pada Peparnas kali ini. Bahkan setelah dia menyelesaikan Babak Pertama. ’’Kami selalu mempelajari karakter setiap lawan yang akan dia hadapi,’’ sambung Koko.

Eka Puspita Anggraini (kiri) yang bersalaman dengan lawannya tunggal putri DKI Jakarta Ghaniya Fadilatun Nisa (kanan) setelah pertandingan. (Foto: Istimewa)

Selain dari faktor kesabarannya yang menjadi penentu kemenangan berbuah medali emas siang itu, Anggi pun didukung dengan kondisi fisiknya. ’’Anggi lebih unggul dari sisi fisiknya,’’ sebut Koko.

Bukan hanya mendulang dua medali emas. Cabor bulutangkis secara keseluruhan menyumbang dua medali emas dan empat medali perak. Keempat medali perak yang didapatkan Jatim masing-masing Ilyas Rahman, Khalimatus Sadiyah, dan dua medali dari Ali Sukri.

Kalau Ilyas tumbang dalam All Jatim Final di tunggal putra klasifikasi TRTW, maka Khalimatus Sadiyah ditekuk duetnya saat meraih medali emas Paralimpiade Tokyo, Agustus lalu, Leani Ratri Oktila yang membela Riau.

Alim (sapaan akrab Khalimatus) menyerah dalam straight game 15-21, 15-21 atas pasangannya di Paralimpiade 2020 Tokyo itu. Sedangkan Ali Sukri harus menyerah dalam pertengahan gim pertama atas tunggal putra Jabar Bambang Usiyan Purwanto. Dia cedera ketika kedudukan masih berada di angka 14-13 untuk keunggulan dirinya. (Yunita Mega Pratiwi)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Selangkah Lagi The Minions Tuntaskan Trilogi di Bali

5 Desember 2021 - 00:08 WIB

Persibo Bojonegoro Didiskualifikasi dari Liga 3 PSSI Jatim, Ada Apa…?

4 Desember 2021 - 17:47 WIB

Hadiri Kejurnas Selam Piala Gubernur Jatim 2021, Khofifah Minta Para Atlet Junjung Sportivitas

4 Desember 2021 - 16:20 WIB

Liga Inggris: Prediksi Wolves vs Liverpool

4 Desember 2021 - 12:57 WIB

Hasil BWF World Tour Finals 2021: Perjuangan Berat Wakil Indonesia di Semifinal

4 Desember 2021 - 09:35 WIB

Liga Inggris: Prediksi West Ham vs Chelsea

4 Desember 2021 - 09:11 WIB

Trending di kempalansport