Senin, 27 April 2026, pukul : 02:18 WIB
Surabaya
--°C

Hanya Sehari, Lima Rekornas Pecah dari Cabor Renang Peparnas XVI Papua

JAYAPURA-KEMPALAN: Cabor renang di Peparnas XVI Papua baru menjalani hari pertama, Senin (8/11). Tetapi, baru sehari dimulai, sudah banyak rekor-rekor nasional yang dipecahkan di Arena Akuatik Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura.

Total, ada lima rekornas yang mampu dipecahkan para perenang Peparnas. Dua rekornas pecah di nomor 50 meter gaya dada putra dan putri klasifikasi S6. Satu rekornas juga pecah dari nomor 100 meter gaya bebas putri S12.

Dari nomor 100 meter gaya bebas putri S15 pun juga tidak ketinggalan untuk mencatat rekornas dalam hari pertama cabor renang. Begitu pula dalam nomor 50 meter gaya punggung putri untuk klasifikasi S9.

Dua perenang Jabar yang berhasil mencatatkan rekornya itu adalah Laras Safitri Permatasari dan Naila Puja Rislani. Laras mempertajam rekornya sendiri pada nomor 100 meter gaya bebas putri, dengan catatan waktu 1 menit 23,23 detik. Sebelumnya dia 1 menit 31,27 detik.

Sedangkan Naila yang turun di dalam ajang 100 meter gaya bebas putri S15, memecahkan rekor Illiyin Nur Y. Rekor tersebut memecahkan rekor yang terjadi pada 2016, saat Illiyin memenangi cabor renang 2016 lalu dengan 1 menit 12,63 detik.

Dari nomor 50 meter gaya dada putra dalam klasifikasi S6, perenang Riau Gerry Pahker menjadi pemenangnya dengan catatan waktu 44,32 detik. Perenang debutan Peparnas itu memecahkan rekor 48,02 detik milik Toif Fauzi pada 2016.

Kemudian, dari sektor putri, rekor baru dipecahkan perenang 50 meter gaya dada putri S6. Atlet dari Jateng, Siti Alfiah, yang memecahkan rekor Riyanti pada 2018 dengan catatan waktu yang semakin dekat. Capaian Alfiah 52,44 detik, jauh dari capaian Riyanti 59,15 detik.

Sementara itu, Norlatifah jadi satu-satunya atlet dari Kalimantan yang mampu merengkuh medali emas renang Peparnas tahun ini dan mencatat rekor baru. Perenang Kalsel itu memecahkan rekor Laura Aurelia Dinda, lima tahun lalu. Catatan waktu Norlatifah 43,83 detik. Dinda 44,37 detik.

Kegigihan atlet-atlet renang itu dalam mencatatkan rekor pun sampai membuat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali terharu. ’’Mereka yang disabilitas begitu semangatnya, begitu gigihnya ingin jadi juara,’’ ucap Menpora lewat penyataan dalam laman resmi Kemenpora kemarin (8/11) . (Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.