SAARBRUCKEN – KEMPALAN: Indonesia hanya merebut satu gelar dari nomor ganda putra melalui Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo pada final BWF World Tour Super 500 Hylo Open 2021.
The Minions julukan Marcus/Kevin, naik podium juara usai memenangkan partai All Indonesian Final melawan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Minions menang dengan straight game atau dua gim langsung, 21-14 dan 21-19.
Kemenangan ini menandai kembalinya performa terbaik The Minions setelah selama 22 bulan puasa gelar. Terakhir, mereka berdua naik podium juara pada turnamen Indonesia Masters 2020.
Pada Prancis Open 2021 pekan lalu, Marcus/Kevin berpeluang meraih gelar. Sayang, kesempatan itu terbuang pada babak final. Marcus/Kevin takluk dari mantan ganda nomor satu dunia asal Korea Selatan, Ko Sung-hyun/Shin Baek-cheol, dua set langsung 17-21 dan 20-22.
Pada partai puncak Hylo Open 2021 yang berlangsung di Saarlandhalle, Saarbrucken, Jerman, Minggu (7/11) malam WIB, sesungguhnya tim Merah Putih berpeluang merebut satu gelar lagi melalui ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.
Namun, Praveen/Jordan kembali takluk dari pasangan Thailand, Dechapol/Sapsiree. Praveen/Melati kalah dengan skor 22-20 dan 21-14.
Kekalahan ini langsung memantik reaksi dari sang pelatih Nova Widianto.
“Dalam pertandingan final tadi (Minggu malam-red), Praveen dan Melati banyak melakukan kesalahan sendiri. Ini sangat merugikan karena tampil di final,” tutur Nova dilansir dari PBSI.
“Melati seperti yang pernah saya katakan sebelumnya, seperti tidak percaya diri. Permainannya seperti bingung sendiri,” ungkap Nova.
Nova juga menyoroti permainan Praveen yang disebutnya mengalami penurunan dari sektor tenaga dan banyak bola mati datang dari tangannya.
Nova pun memberikan kesimpulan bahwa Praveen/Melati masih kurang maksimal meskipun mampu melangkah hingga final Hylo Open 2021.
“Sementara Praven, tenaga tangannya kelihatan menurun. Selain itu, dia juga masih banyak bola-bolanya gampang mati sendiri,” tegasnya.
“Meskipun bisa tampil ke final, performa Praveen dan Melati, bisa saya katakan belum maksimal,” keluh Nova.
Adapun ini menjadi kekalahan keempat Praveen/Melati dari Dechapol/Sapsiree secara beruntun tahun ini.
Sebanyak tiga kekalahan lainnya dialami Praveen dan Melati saat di event Thailand Open, BWF World Tour Finals, dan Denmark Open.
Berikut hasil lengkap final Hylo Open 2021 .
Ganda Putri: Chisato Hoshi/Aoi Matsuda (Jepang) vs Rin Iwanaga/Kie Nakanishi (Jepang) 22-20, 21-18
Ganda Putra: Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (1) vs Leo Rolly Carnando/Daniel Martin 21-14, 21-19
Tunggal Putri: Busanan Ongbamrungphan (5/Thailand) vs Yeo Jia Min (Singapura) 21-10, 21-14
Ganda Campuran: Dechapol Puavaranukroh / Sapsiree Taerattanachai (1/Thailand) vs Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (2) 22-20, 21-14
Tunggal Putra: Loh Kean Yew (Singapura) vs Lee Zii Jia (2/Malaysia) 19-21, 21-13, 17-12, mengundurkan diri. (Muhammad Tanreha)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi