“Pameran ini sebetulnya bukan menjadi ruang baru, tetapi kami bisa menggelar secara offline atau tatap muka adalah tanda kami menyambut kebangkitan perekonomian. Kami tidak hanya menggelar pameran ini secara offline saja tetapi juga secara online yang bisa diakses melalui aplikasi PEKEN,” jelas dia.
Meski demikian, Wiwiek mengaku bahwa selama SFW 2021 berlangsung terjadi banyak transaksi pembelian dari para pengunjung. Transaksi ini tidak hanya pada pameran offline saja, melainkan juga pada pameran online melalui aplikasi PEKEN.
“Baik offline maupun online, semuanya muncul transaksi. Saya melihat ada prospek bagus, artinya terjadi transaksi yang lumayan antara UMKM dengan pengunjung selama Surabaya Fashion Week ini berlangsung,” ungkap dia.
Oleh karena itu, Wiwiek berharap, pada momentum PPKM Level 1 ini mampu mengembalikan geliat ekonomi di Kota Surabaya. Sebab, ia meyakini, bahwa Kota Surabaya siap menyambut kebangkitan ekonomi.
“Tentunya ke depan kami akan kembali merancang dan mengoptimalkan semua semua upaya demi geliat ekonomi di Kota Surabaya,” pungkasnya. (Dwi Arifin)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi