MALANG-KEMPALAN-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu melaporkan bahwa korban meninggal dunia dari musibah banjir bandang yang menimpa Kota Batu, Malang, Jawa Timur, bertambah seorang pada Sabtu (6/11) siang.
Korban terakhir yang diketahui meninggal dunia merupakan laki-laki berinisial T yang menjadi korban pencarian terakhir oleh petugas.
Dengan demikian, total korban meninggal dunia akibat banjir di Batu berjumlah menjadi tujuh orang. Sementara itu, para korban yang selamat terdata berjumlah enam orang, serta tidak ada lagi warga yang dilaporkan hilang.
“Saya ingin menyampaikan bahwa bersyukur semua korban yang hilang sudah ditemukan, yang Alhamdulillah sudah dievakuasi,” ucap Dewanti Rumpoko selaku Walikota Batu dalam konfirmasinya saat konferensi pers secara daring pada, Sabtu (6/11).
Akibat musibah air bah yang menimpa kota Batu ini, setidaknya terdapat 89 KK yang terdampak, 35 unit rumah sakit yang rusak, 33 unit rumah warga terendam genangan lumpur. Kemudian 30 unit sepeda, 73 unit sepeda motor, 7 unit mobil, lalu 10 unit kandang ternak dan 107 ekor hewan ternak juga ikut terendam dalam insiden banjir bandang kali ini.
Meskipun demikian, Dewanti juga sempat memastikan bahwa saat ini petugas gabungan yang berasal dari berbagai unsur pemerintah dan masyarakat telah gotong royong membersihkan sisa-sisa lumpur di sejumlah titik.
“Beberapa juga tempat-tempat yang kemarin sangat terdampak seperti fasilitas umum dan jalan itu, Alhamdulillah sekarang sudah bisa dilalui,” ujarnya.
Diketahui, Hujan dengan intensitas yang tinggi mengguyur Kota Batu pada tanggal 4 November pukul 14.30 WIB lalu menyebabkan enam titik lokasi di Kota Batu tergenang banjir bandang. Enam wilayah yang terdampak itu yakni Desa Sidomulyo, Desa Bulukerto, Desa Sumber Brantas, Desa Bumiaji, Desa Tulungrejo, dan Desa Punten. (akbar danis)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi