Menu

Mode Gelap

kempalanews · 26 Okt 2021 22:56 WIB ·

Diduga Cabuli Istri Tersangka, Kapolsek Beserta Jajarannya Dicopot 


					ilustrasi Perbesar

ilustrasi

KEMPALAN: Seperti tak ada habisnya, kasus dugaan pencabulan dan pemerasan terhadap istri tersangka kasus narkoba yang diduga dilakukan oleh penyidik Polsek Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara masih juga belum menemui titik terang.

Penyidik yang diduga telah melakukan perbuatan bejat itu kini dicopot. Dianggap ikut bertanggung jawab atas kejadian tersebut, AKP Hendri Surbakti selaku Kapolsek Kutalimbaru dan Ipda Syafrizal selaku Kanit Reskrim Polsek Kutalimbaru juga ikut.

“Makanya saya sudah copot tadi malam yang bersangkutan (penyidik) termasuk Kapolseknya,” tutur Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak selaku Kapolda Sumut pada keterangannya, Selasa (26/10).

Panca juga mengatakan bahwa saat ini kasus tersebut masih didalami oleh Bidang Propam Polda Sumut.

“Saya sudah tarik Kapolsek, Kanit dan penyidiknya beserta yang melakukan dugaan itu. Sekarang dalam pemeriksaan propam,” terangnya.

Panca ikut prihatin atas terjadinya kasus itu. Dirinya mengungkapkan bahwa seorang polisi harus menunjukkan tanggung jawabnya untuk melindungi dan mengayomi masyarakat.

“Ini tidak boleh dilakukan oleh seorang anggota Polri. Dia harus tunjukkan tanggung jawabnya sebagai anggota Polri yang bisa melindungi dan mengayomi masyarakat,” ucapnya

Oleh karena iu, Panca meminta agar masyarakat dapat mempercayakan penanganan atas kasus tersebut kepada Polda Sumut. Sebab semua yang terlibat akan ditindak secara tegas, kata panca.

“Saya ikut prihatin, saya sudah dengar dan saya sudah bicara kepada jajaran saya. Percayakan saja, saya akan tindak tegas,” ujarnya

Diketahui, enam oknum Polsek Kutalimbaru, Deliserdang dilaporkan ke Bidang Propam Polda Sumut. Mereka antara lain berinisial Aiptu DR, Aipda SDB, Aipda HKR, Aiptu HG, Aipda SP dan Bripka RHL. Para penyidik tersebut diduga melakukan pemerasan, menghilangkan barang bukti berupa dua unit sepeda motor milik tersangka dan mencabuli istri dari tersangka narkoba.

Kasus tersebut berawal saat Polsek Kutalimbaru menggerebek kediaman MU di Jalan Kapten Muslim, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, Selasa (4/5/2021) lalu. Saat itu petugas menemukan SM, suami dari MU bersama rekannya AS menguasai narkoba jenis sabu. Kemudian, SM dan AS dibawa oleh penyidik Polsek Kutalimbaru.

Belakangan, Bripka RHL juga menghubungi orang tua kedua tersangka untuk meminta uang sebesar Rp30 juta. Sementara itu, Aiptu DR mengajak MU (19) istri dari AS bertemu di hotel untuk membicarakan masalah suaminya yang terjerat kasus narkoba. Di hotel itulah MU diduga dicabuli. (cnnindonesia/Akbar Danis)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Bertemu Ridwan Kamil, LaNyalla Singgung Capres Jalur Non-Partai dan Presidential Threshold Nol Persen

4 Desember 2021 - 17:55 WIB

Sempat Buntu, KPU Yakin Pemilu Digelar 21 Februari 2024 

4 Desember 2021 - 17:51 WIB

Seleksi tahap II Calon Anggota KPU dan Bawaslu, 48 Orang Dinyatakan Lulus

4 Desember 2021 - 17:47 WIB

GAS Usulkan Gatot Nurmantyo sebagai Cawapres Dampingi Anies

4 Desember 2021 - 12:31 WIB

BMKG Peringatkan Banjir Rob, Pemkot Surabaya Siapkan Antisipasi

4 Desember 2021 - 09:42 WIB

Plh Sekdaprov Heru Buka Pasar Seni Lukis Indonesia

4 Desember 2021 - 09:23 WIB

Trending di kempalanews