KABUL-KEMPALAN: Kementerian Dalam Negeri Taliban mengatakan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan dengan baik mengenai kembali dibukanya sekolah untuk perempuan. Sekolah untuk perempuan akan dibuka secepatnya di tengah banyaknya tekanan dunia internasional, meskipun terlepas dari Taliban yang progresif dalam membuka sekolah perempuan karena pada tahun 1990-an, semua perempuan dilarang untuk melanjutkan pendidikan.
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Qari Saeed Khosty memberikan informasi secara ekslusif kepada Aljazeera bahwa tanggal pembukaan akan diberitahukan secara lebih mendalam secepatnya oleh Kementerian Pendidikan.
“Sejauh informasi yang sudah kami dapatkan dan kami tahu, dalam waktu yang sangat dekat, semua universitas dan sekolah akan kembali dibuka dan semua perempuan dari segala umur akan dapat kembali sekolah ataupun mengajar” ucap Khosty, melansir dari Aljazeera.
Sebelumnya, ketika Taliban mengambil alih Afghanistan, semua perempuan di segala umur diperintahkan untuk dapat belajar secara mandiri hingga waktu dan lingkungan aman dan memadai untuk kegiatan pembelajaran. Namun, semua pria sudah mampu dan bisa kembali ke sekolah sejak sebulan yang lalu.
Dengan adanya keadaan tersebut, dikhawatirkan akan mengulangi apa yang sudah ada di Afghanistan pada tahun 1990-an ketika semua perempuan dilarang untuk melanjutkan pendidikan dan bahkan pekerjaan.
Stefanie Dekker, salah satu reporter dari Aljazeera mengatakan bahwa hal tersebut menjadi salah satu berita yang paling ditunggu-tunggu oleh dunia internasional.
“Hal ini menjadi salah satu hal yang ingin kami dengan dari Taliban semenjak mereka mengambil alih kekuasaan. Iya, mereka akan kembali (Perempuan), namun akan butuh waktu lebih untuk memastikan hal tersebut. Mereka secara jelas ingin kembali ke sekolah, mereka ingin kembali melanjutkan studinya. Kemudian juga dengan adanya tekanan dari dunia internasional mengenai janji Taliban kepada perempuan, Taliban harus lebih serius untuk melindungi janji dan hak perempuan” ucap Dekker.
(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi