Sabtu, 9 Mei 2026, pukul : 10:33 WIB
Surabaya
--°C

AS jadi Penambang Bitcoin Terbesar, Kalahkan Tiongkok Sejak Dilarang oleh Pemerintah

Ilustrasi Penambangan Bitcoin-CNBC

WASHINGTON D.C-KEMPALAN: AS telah menjadi episentrum penambangan Bitcoin dunia pada saat ini setelah Tiongkok yang pada saat ini secara resmi melarang adanya penambangan Bitcoin.

Pada akhir Agustus silam, AS memiliki proporsi 35,4% dari penambangan Bitcoin di dunia. Data tersebut dirilis oleh Cambridge Center for Alternative Finance Study dengan menggunakan daya ukur dari tenaga yang digunakan untuk menambang Bitcoin. Angka pada akhir Agustus tersebut naik dua kali lipat dibandingkan pada bulan April silam.

Angka kenaikan yang sangat drastis tersebut salah satunya diakibatkan oleh adanya Tiongkok yang secara resmi dilarang menggunakan Bitcoin demi mengontrol risiko finansial di negaranya. Ketika pertama kali menjadi prominen pada tahun 2009, negara-negara di Asia merupakan pusat penambang Bitcoin terbesar karena harga listrik yang murah dan faktor lainnya.

Kemudian ketika Tiongkok semakin ketat mengontrol pasar kripto, pada akhirnya di bulan Mei silam, semua aktivitas penambangan Bitcoin dilarang. Semua aktivitas Bitcoin di Tiongkok menjadi 0% yang sebelumnya mencapai 75% berdasarkan data dari riset oleh Cambridge.

Terdapat kemungkinan yang sangat besar bahwa rakyat Tiongkok memang masih melakukan kegiatan penambangan tersebut, namun mengalihkannya dengan VPN sehingga seolah-olah tindakan tersebut dilakukan di negara lain. Kemungkinan tersebut dibantu dengan adanya data bahwa terdapat kenaikan penambangan yang sangat drastis di Irlandia dan Jerman.

Selain AS, terdapat beberapa negara yang memainkan peranan penting dengan proporsi penambangan Bitcoin yang besar. Seperti misalnya adalah Kazakhstan yang mencapai 18.1% pada akhir Agustus yang sebelumnya hanya 8.2% pada bulan April. Kemudian negara lainnya adalah Rusia yang naik dari 6.8% menjadi 11% di akhir Agustus.

(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.