Senin, 9 Maret 2026, pukul : 00:11 WIB
Surabaya
--°C

Menasihati Tanpa Menyakiti

Ferry Is Mirza
Wartawan Utama Pengurus PWI Jatim

KEMPALAN: Sahabat… seiman rahimakumullah, menasihati orang lain adalah perbuatan terpuji, jika benar pelaksanaannya. Tidak dengan cara yang menyakitkan atau menjerumuskan ke jurang yang lebih dalam. Layaknya Imam Nawawi menyebutkan dalam Syarah Shahih Muslim bahwa menasihati sesama muslim itu tidak dengan menyakiti, namun menolong mereka dengan perkataan, perbuatan, serta menghilangkan mereka dari bahaya dan memberikan manfaat.

Menasihati orang lain bukan berarti kita yang lebih baik dari orang tersebut, melainkan bukti kepedulian kita terhadap sesama muslim, yaitu menginginkan kebaikan selalu menyertainya. Dalam sebuah hadist disebutkan, yang artinya:

“Dari Anas Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata, “Tidaklah sempurna iman seseorang di antara kalian sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.”

Dengan begitu, menasihati orang lain juga tentunya harus disertai dengan perkataan serta bersikap lemah lembut dan sabar. Disebutkan dalam kitab “Risalah Mua’awanah” bahwa menasihati orang lain itu bisa dilakukan di tempat yang sepi, sehingga tidak terkesan membuatnya malu di depan banyak orang. Selanjutnya nasihatilah dengan kalimat yang lembut, namun mudah dipahami dan mengena di hati.

Sebagaimana Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman di dalam Al-Qur’an, yang artinya:

“Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut.” (QS. Thaha 44)

Selanjutnya, jika…

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.