Menu

Mode Gelap

kempalanmanca · 12 Okt 2021 19:24 WIB ·

Sekjen PBB: Janji Taliban kepada Perempuan telah “Rusak”


					Ilustrasi Taliban-Aljazeera Perbesar

Ilustrasi Taliban-Aljazeera

PBB-Kempalan: Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres memberikan kekecewaannya kepada Taliban karena telah merusak serta melanggar janji yang ia berikan kepada dunia internasional mengenai perempuan. Ia juga memberikan sebuah seruan bahwa dunia internasional harus bisa membantu Afghanistan secara finansial untuk mencegah kolapsnya ekonomi di Afghanistan.

Guterres mengatakan bahwa dirinya merasa khawatir setelah melihat janji-janji yang diberikan Taliban secara satu persatu dilanggar dan dirusak. Ia mengatakan bahwa dirinya sangat memprioritaskan adanya kesamarataan gender.

“Janji yang dilanggar dan dirusak oleh Taliban mengakibatkan rusaknya semua mimpi perempuan Afghanistan. Perempuan harus menjadi pusat perhatian Taliban” ucapnya.

“Saya merasa khawatir setelah melihat kenyataan bahwa banyak janji yang diberikan kepada perempuan Afghanistan telah dilanggar dan dirusak oleh Taliban. Saya merekomendasikan kepada Taliban untuk tetap menjaga janjinya dan memenuhi semua kebutuhan serta hak perempuan dibawah hukum humanitarian dan HAM” ucap tambahnya.

Keadaan kehidupan perempuan di Afghanistan pada saat ini masih sedang dalam keadaan yang buruk. Banyak perempuan yang sedang menunggu dirinya untuk dapat kembali sekolah, padahal pria sudah memasuki sekolah sejak bulan lalu. Dunia internasional khawatir bahwa tindakan tersebut akan mengembalikan Taliban kepada era-era sebelumnya pada tahun 1990-an ketika semua perempuan dilarang dari sekolah dan kerja.

Terkait janji Taliban, beberapa hari silam Taliban mengatakan bahwa pihaknya akan memasukkan perwakilan perempuan ke dalam kabinetnya dalam waktu dekat.

Selain itu, permasalahan ekonomi juga menjadi salah satu hal yang meresahkan di Afghanistan. Guterres mengajak semua komunitas internasional untuk dapat membantu Afghanistan secara finansial untuk dapat mencegah kolapsnya ekonomi.

“Kami harus mencari cara untuk membantu ekonomi di Afghanistan dapat bernapas kembali. Hal ini wajib untuk dilakukan tanpa harus melanggar hukum internasional” ucap Guterres.

PBB sedang berusaha keras untuk dapat memberikan bantuan uang kepada Afghanistan tanpa harus melanggar hukum internasional. Pihak PBB telah memiliki rencana untuk membantu perekonomian Afghanistan dengan menggunakan pemberi dana yang dapat dipercaya yaitu World Bank dan kemudian UNDP (United Nations Development Program, Terj: Badan PBB yang mengurusi Perkembangan Dunia).

(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Presiden Korea Selatan Janji untuk Ciptakan Perdamaian dengan Korea Utara

25 Oktober 2021 - 18:43 WIB

Moon Jae-in-VOA

Badan PBB Perkirakan lebih dari Setengah Juta Warga Afghanistan akan Hadapi Krisis Makanan Akut

25 Oktober 2021 - 17:01 WIB

Ilustrasi Krisis di Afghanistan-HRC

Putin: Keberadaan Militer NATO di Ukraina Merupakan Ancaman

25 Oktober 2021 - 15:49 WIB

Putin-CaspianNews

Israel akan Dirikan 1300 Rumah Baru di West Bank, Palestina dan Yordania serta Aktivis Tidak Senang

25 Oktober 2021 - 14:06 WIB

Ilustrasi West Bank-BBC

Biden Menjadi Presiden AS Paling Buruk semenjak Perang Dunia II

25 Oktober 2021 - 13:08 WIB

Joe Biden-DW

Austria akan Legalkan Hukum untuk Bunuh Diri yang Dibantu

25 Oktober 2021 - 01:42 WIB

Ilustrasi Austria-GlobalTimes
Trending di kempalanmanca