Sebab, lanjutnya, persiapan sudah dilakukan matang dan jauh-jauh hari sebelumnya. Setiap hari dimulai pagi, menjalani latihan pemaduan kekompakan selama 10 jam.
“Ini semua buah dari latihan. Meski di awal-awal sempat goyang, tertekan, tapi semua bisa kami netralkan. Kami sudah siap. Main lepas. Kita bisa ngatasi, sehingga ketika dapat bola semua habis. Memang, sebuah perjuangan tidak akan menghianati hasil,” kata Erwin.
Sementara pelatih puslatda biliar Jatim Tony Ho mengatakan, ganda bola 9 menjadi andalan dan harapan meraih medali emas.
“Alhamdulillah, bersyukur bahwa semua ini terjadi berkat doa dan dukungan masyarakat Jawa Timur. Semoga nomor-nomor lain yang tersisa bisa memberikan hasil terbaik sehingga menyumbangkan medali,” ujarnya.
Sore ini Rudy Susanto yang baru saja menyumbangkan medali emas ganda, akan turun di bola 9 single. Sedangkan Erwin Kurniawan juga akan turun di bola 9 single pada Selasa (12/10).
Atlet biliar Jatim lainnya, Ananta dan Sanjaya yang turun di nomor carom sudah kalah. Begitu juga Cucun yang turun di nomor bola 10 dan 15 single, sudah kalah. Sedangkan dua pebiliar putri Amelia dan Anabella masih terus berjuang.
Semua pertandingan berlangsung di GOR Biliar SP5, Kabupaten Mimika. Tim biliar Jatim sudah mengoleksi satu emas dan satu perunggu. Keduanya dari nomor ganda bola 8 – 9. (Dwi Arifin)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi