Menu

Mode Gelap

Kempalanbis · 23 Jun 2022 04:29 WIB ·

Ikut Lapak Ganjar, UMKM Giant Flower Tembus Pasar Hongkong


					Aan Supatmo, pemilik usaha Giant Flower Indonesia, adalah salah satu dari sekian banyak pelaku UMKM Jawa Tengah yang mendapat manfaat besar dari Lapak Ganjar. Pasca berpromosi di akun pribadi Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah (Jateng), usahanya makin dikenal dan omzetnya naik berkali lipat. Perbesar

Aan Supatmo, pemilik usaha Giant Flower Indonesia, adalah salah satu dari sekian banyak pelaku UMKM Jawa Tengah yang mendapat manfaat besar dari Lapak Ganjar. Pasca berpromosi di akun pribadi Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah (Jateng), usahanya makin dikenal dan omzetnya naik berkali lipat.

KEBUMEN-KEMPALAN:  Aan Supatmo, pemilik usaha Giant Flower Indonesia, adalah salah satu dari sekian banyak pelaku UMKM Jawa Tengah yang mendapat manfaat besar dari Lapak Ganjar. Pasca berpromosi di akun pribadi Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah (Jateng), usahanya makin dikenal dan omzetnya naik berkali lipat.

Pemilik akun Instagram @giantflowers_indonesia yang beralamat di RT 1 RW 9, Dusun Bersole, Desa Sidoagung,  Kecamatan Sruweng, Kebumen, Jawa Tengah ini mengaku, promosi gratis yang dibuat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ini sangat membantu para UMKM.

Program ini memberikan kesempatan kepada para pelaku UMKM untuk mempromosikan secara gratis produk mereka melalui Instagram Story Ganjar Pranowo. Story yang terpilih akan dibagikan ulang oleh akun @ganjar_pranowo.

“Awal mula saya tahu Lapak Ganjar dari Instagram. Kemudian kami tertarik untuk ikut mempromosikan produk kami. Awalnya kami tidak terlalu berharap banyak karena banyak UMKM di Jawa Tengah. Tapi Alhamdulillah suatu hari mendapat kabar bahwa produk kami dipromosikan di Lapak Ganjar,” kata Aan di tempat produksinya, Selasa (21/6/2022).

Begitu dibagikan ulang di akun Lapak Ganjar, jumlah pemesanan produk bunga artifisial (tiruan) meningkat. Selain itu, pemasarannya juga makin meluas.

“Dampak keikutsertaan kami di Lapak Ganjar, menambah omzet dan juga pemesanan kami yang selama ini hanya areal Jawa ataupun Jawa Tengah, Alhamdulillah setelah ikut Lapak Ganjar, kami bisa memasarkan produk dengan lebih luas,” ucapnya bangga. Pemasaran saat ini bahkan sudah menembus pasar luar negeri.

“Alhamdulillah untuk luar negeri, kami sempat kirim ke Hongkong atas kerja sama kami dengan tenaga kerja Indonesia di sana,” ucapnya.

Dia menuturkan, usahanya tersebut dirintis di tengah badai Covid-19 melanda. Dia bersama istri, mulanya mencari peluang usaha di media sosial. Ternyata ketemulah kerajinan bunga dekorasi dari media sosial. Akhirnya, dia mendirikan usaha tersebut.

Mulanya, usaha dikerjakan bersama istri saja, namun setelah banyak pesanan pasca tampil di Lapak Ganjar, Aan mulai mempekerjakan para tetangga. “Setelah ada kenaikan omzet, kami turut melibatkan ibu rumah tangga di sekitar,” terangnya.

Aan mengisahkan, saat mengawali usaha kerajian bunga tiruan, ia memakai bahan dasar dari spon api atau eva foam. Dua bahan tersebut, dikreasikan menjadi bunga dekorasi rumah maupun dekorasi pengantin. Usahanya berkembang setelah dia berupaya mencari bahan yang sedang diminati banyak penata dekorasi. Akhirnya, mereka menemukan bahan kain organza. “Sekarang kita punya beberapa varian kreasi bunga baik dari spon eva atau eva foam dan juga dari organza,” tuturnya.

Produk bunga tiruan Aan dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp200 ribu hingga Rp1 juta tergantung ukuran. Dia berharap, program Lapak Ganjar semakin bisa memberikan kontribusi bagi pelaku UMKM seperti yang ia rasakan.

“Kami mempunyai harapan ke depan para pelaku UMKM yang sudah dipromosikan Lapak Ganjar, maupun yang belum, mendapatkan kesempatan lebih untuk dipromosikan. Sehingga (usaha) lancar dan bisa mendapatkan omzet berlipat. Terima kasih Pak Ganjar Pranowo,” pungkasnya.

Editor: Freddy Mutiara

 

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

1 Juli 2022 - 11:47 WIB

Holywings di Surabaya Akan Terus Dibekukan Jika Operasionalnya Tak Sesuai Izin yang Dikantongi

30 Juni 2022 - 22:27 WIB

Resmikan Rumah Padat Karya Dukuh Sutorejo, Wali Kota Eri Cahyadi: Potensi Destinasi Wisata Surabaya!

30 Juni 2022 - 18:39 WIB

Percepatan Investasi di Jatim, Wagub Emil Dardak Dorong Potensi Teluk Lamong

30 Juni 2022 - 18:04 WIB

Aplikasi e-Peken Surabaya Dijadikan Percontohan Nasional oleh BPKN RI

30 Juni 2022 - 05:50 WIB

Era Anies Sukses Turunkan Angka Kemiskinan

30 Juni 2022 - 05:33 WIB

Trending di Kempalanbis