LONDON-KEMPALAN: Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate mengatakan bahwa para pesepakbola yang tidak mau divaksin Covid-19 itu disebabkan karena mereka terpengaruh oleh teori konspirasi yang ada di media sosial.
Proses vaksinasi di kalangan pesepakbola profesional memang berjalan cukup lambat, dan Southgate mengakui bahwa dia tidak yakin berapa banyak dari anak asuhnya di skuad Inggris yang saat ini yang telah menerima hingga dosis kedua vaksin.
Dia juga menambahkan bahwa pengaruh medsos lah yang menjadi penyebab banyaknya pesepakbola yang tak mau di vaksin.
Dia berkata “Mereka tampaknya rentan terhadap posting media sosial, di mana banyak teori yang muncul. Mereka seharusnya berbicara dengan dokter umum.”
“Pada usia mereka, mereka lebih terbuka terhadap beberapa teori konspirasi ini karena mereka banyak membaca media sosial, sehingga mereka mungkin lebih rentan terhadap pandangan semacam itu. Dari apa yang saya lihat ada sedikit kebingungan.” tambah pelatih timnas Inggris itu.
Southgate juga mengatakan bahwa dirinya beserta tim dokter di timnas juga telah melakukan banyak pembicaraan terkait masalah vaksinasi ini ke pemain.
Dia berkata “Dokter kami selama satu setengah tahun terakhir selalu berbicara kepada para pemain tentang situasi saat ini dan kondisi infeksi di negara ini. Dia selalu menjelaskan manfaat vaksinasi dalam konteks ini. Saya juga akan selalu siap berbicara dengan para pemain tentang masalah apapun dalam hidup mereka.”
Kendati demikian, Southgate juga tidak bisa menyalahkan apabila sebagian besar pemain tetap tertutup pada program vaksinasi.
“Saya menyadari bahwa orang lain mungkin merasa kurang nyaman dan memiliki beberapa kecemasan, dan itulah (yang menyebabkan) mengapa mungkin mereka merasa kurang percaya (pada vaksin).”
“Namun, Untuk keluar dari pandemi, satu-satunya cara adalah program vaksinasi dan saya pikir itu penting.” tutup Southgate. (SkySports, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi