Menu

Mode Gelap

Kempalpagi · 7 Okt 2021 09:22 WIB ·

Formula E, PON Papua, dan Sirkuit Mandalika


					Presiden Joko Widodo (kedua kiri) bersama Ketua MPR Bambang Soesatyo (kiri), Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (keempat kiri), Gubernur Papua Lukas Enembe (ketiga kiri) dan Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menghadiri Upacara Pembukaan PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Kompleks Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu, 2 Oktober 2021.(beritasatu) Perbesar

Presiden Joko Widodo (kedua kiri) bersama Ketua MPR Bambang Soesatyo (kiri), Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (keempat kiri), Gubernur Papua Lukas Enembe (ketiga kiri) dan Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menghadiri Upacara Pembukaan PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Kompleks Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu, 2 Oktober 2021.(beritasatu)

KEMPALAN: Tiga even olahraga itu sekarang sedang ramai diperbincangkan. Bukan hanya unsur olahraganya yang membikin heboh, tapi ada unsur politik yang membuat ketiga even itu ramai jadi perbincangan publik.

Formula E rencananya bakal digelar Juni 2022 di Jakarta. Balapan ini akan menjadi gelaran balapan mobil Grand Prix internasional pertama yang diselenggarakan di Indonesia. Formula E belum sepopuler Formula 1. Tetapi balapan ini sudah semakin populer di dunia dan seri balapannya digilir di berbagai kota dunia, mulai dari Eropa, Amerika, sampai Asia.

Formula E memakai mobil listrik untuk balapan. Ajang ini memang belum memunculkan selebritas pebalap legendaris sekelas Michael Schumacher atau Lewis Hamilton dari Formula One. Tapi, balapan ini sudah semakin populer dan punya potensi bisa menyalip Formula One, seiring dengan semakin populernya penggunaan mobil listrik.

Mungkin, kalau dibandingkan dengan kompetisi sepak bola, Formula One ibarat Liga Champions dan Formula E levelnya seperti Liga Eropa. Liga Champions menjadi kompetisi kasta tertinggi dan Liga Eropa menjadi ajang pertarungan kelas dua. Liga Eropa tidak mungkin bisa menyalip Liga Champions, karena sama-sama dikelola oleh UEFA sebagai pemegang otoritas tertinggi sepak bola Eropa. Dua kompetisi itu tidak akan saling menyalip, karena kastanya sudah diatur oleh UEFA.

Sekarang ini Formula E masih sekelas Liga Eropa. Tapi, Formula E dan Formula One bisa saling bersaing bebas karena dikelola oleh otoritas yang berbeda. Meskipun sama-sama dipayungi oleh Federasi Otomotif Internasional (FIA), tapi Formula One dan Formula E adalah dua jenis balapan yang berbeda dengan aturan dan jenis mobil yang beda. Karena itu dua even itu saling bersaing satu dengan lainnya.

Artikel ini telah dibaca 252 kali

Baca Lainnya

Kidung Sukmawati

27 Oktober 2021 - 09:26 WIB

Superman LGBT

26 Oktober 2021 - 08:32 WIB

Akil Balig

25 Oktober 2021 - 08:31 WIB

Bill Gates dan Sukmawati

24 Oktober 2021 - 06:35 WIB

Kabinet Squid Game

23 Oktober 2021 - 07:59 WIB

Republik Celeng

22 Oktober 2021 - 07:54 WIB

Trending di Kempalpagi