KEMPALAN–SUMENEP-Kamis malam (30/9) sekitar jam 19.30 WIB. Warga Dusun Gendang Desa Gendang Barat, Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, Sumenep, Madura sempat geger ketika ada rumah warga yang terbakar.
Beruntung pemilik rumah H Sukarto alias H Tofek tak lagi di rumah. Saat kejadian, H Tofek dan keluarganya lagi menghadiri selamatan 40 hari meninggalnya mertuanya di Desa Sonok, Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi.
Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti dalam rilisnya mengatakan, tak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran itu karena rumah yang terbakar tak ada penghuninya.
Melihat ada kebakaran dengan semburan api menyala. Warga berusaha memadamkan semburan api seadanya karena di Pulau Sapudi tak ada alat pemadakam kebakaran.
Sebagian warga menghubungi aparat keamanan agar bisa ikut membantu memadamkan api.
Keponakan korban bernama Mahmudi, memberi kabar kepada pamannya jika rumahnya terbakar. H Tofek pun bergegas pulang dan mendapati api telah melalap rumahnya.
“Rumah itu dari papan atau kayu jati, sehingga mudah terbakar ketika ada api,” kata AKP Widi, Jumat (1/10).
Menurut AKP Widi, kebakaran itu diduga akibat korsleting. Seperti diutarakan H Tofek, sebelum pergi ke Sonok. Kabel di bagian bawah kilometer listriknya bermasalah.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 500 juta. (ham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi