Senin, 22 Juni 2026, pukul : 21:15 WIB
Surabaya
--°C

Komunisme dalam Tinjauan Ekonomi Syariah

Kritik Ekonomi Islam Terhadap Komunisme/Sosialisme

Komunisme memaksakan kesetaraan hasil, dan sama sekali tidak menjadikan kualitas hidup seseorang sebagai fungsi dari upaya mereka, Komunisme menghalangi orang untuk melakukan yang terbaik. Setiap orang bekerja berdasarkan pada kemampuan mereka dan dibayar sesuai dengan kebutuhannya menjadi persamaan. Marx tidak berpikir bahwa “untuk mencapai hasil yang lebih baik” adalah bagian penting dari persamaan ini. Dengan kata lain, tidak peduli seberapa keras seseorang bekerja atau seberapa cemerlang ia bekerja, ia akan menerima kompensasi yang sama seperti orang lain. Bahkan jika orang lain itu adalah produsen yang jauh lebih tidak efektif daripadanya. Kemampuan untuk menghasilkan lebih dari pekerja lain dalam sistem komunis murni hampir tidak ada.

BACA JUGA  Autopsi MoU AS – Iran: Mengaku Menang

Dalam konteks ini beberapa poin dalam komunisme ditolak oleh orang Indonesia yang mayoritas adalah beragama Islam yang telah meletakkan pinsip keagamaannya dalam Pancasila yang juga mencerminkan ekonomi Syariah.

Pertama, bahwa konsep komunisme tidak mendasarkan pada nilai-nilai ketuhanan dalam agama, bahkan agama dinilai sebagai candu. Ini pemahaman yang tidak dibenarkan dengan Islam yang memandang Tuhan adalah pusat orientasi kegiatannya yang memberikan gambaran mencerahkan bagi manusia dan memberikan pembebasan dari kungkungan duniawi yang semu.

Kedua, konsep revolusi untuk mewujudkan cita-cita ideology komunisme yang menganut paham materialisme dialektika ini menghalalkan segala cara bahkan secara berdarah. Ini berbeda dengan cara perubahan dalam Islam. Bahwa pertumpahan darah bukanlah alternatif aktif untuk mewujudkan perubahan. Rasulullah melakukan perubahan secara gradual dan perlahan untuk menanamkan pemahaman yang mendalam tentang kebenaran.

BACA JUGA  Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.