JAKARTA-KEMPALAN: Indonesia menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi asal China, Huawei di bidang green development. Kerja sama kedua Negara ini sejalan dengan kesepakatan Road Initiative and Global Maritime Fulcrum Framewoke (BRI-GMF).
Disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, kesepakatan kerja sama ini diteken di dalam Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) triptartit antara Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), PT Huawei Tech Investmen, dan Institut Teknologi (IT) Del di Jakarta, Senin (27/9).
“Dengan dilakukannya kerja sama ini, diharapkan Indonesia bisa bergerak ke pembangunan hijau menciptakan teknologi yang lebih ramah lingkungan, dan menciptakan Indonesia cerdas,” kata Luhut dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (28/9)
Luhut juga mengapresiasi pendirian Huawei Academy di Indonesia. Selain itu, menurutnya kerja sama ini menunjukan komitmen Huawei untuk pengembangan sumber daya manusia digital dan alih teknologi tinggi.
Pendiri sekaligus CEO Huawei, Ren Zhengfei mengatakan ada satu potensi dari kedua negara yang dapat di jelajahi, yaitu kecerdasan anak muda dan bagaimana mereka mampu menciptakan terobosan utama di bidang teknologi.
Next: Kami mendukung…

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi