Bahkan, dia merasa keputusan Red Bull sudah benar dengan mengganti mesinnnya ketika di Sochi. ’’Karena saya pikir akan lebih baik jika mengambil opsi itu (penggantian mesin) di sini (Sochi),’’ kata Verstappen. Pergantian tersebut juga karena terkait dengan kerusakan mesin usai tabrakan dengan Hamilton.
Dengan kata lain, dia berharap dalam seri setelah Sochi mobil RB16B yang dia kendarai sudah mampu melaju dengan kondisi maksimal. ’’Kami berusaha membuat mobil balap kami ini jadi sebaik mungkin,’’ sambungnya.
Walaupun tidak mempersoalkan memulai balapan dari grid belakang, Verstappen takkan mengibarkan bendera putih untuk balapan di Sochi ini. Apalagi ketika dia harus ditantang untuk menyalip duo Mercedes, Valtteri Bottas dan Hamilton.

Kedua pembalap yang sudah punya reputasi menaklukkan Sochi itu menyelesaikan FP2 dengan finis di posisi pertama dan kedua. ’’Saya harap kami berhasil. Tunggu saja pada Minggu nanti,’’ koar Verstappen.
Dalam keterangan resminya, Red Bull menyebut telah melakukan beberapa komponen di RB16B. Seperti pada Internal Combustion Engine (ICE), atau yang biasa dikenal sebagai mesin konvensional, turbo, MGU-H, MGU-K, energy store, kontrol elektronik, dan knalpot. (Crash!, Yunita Mega Pratiwi)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi