Kamis, 14 Mei 2026, pukul : 02:53 WIB
Surabaya
--°C

ITS Terapkan Kuliah Hybrid, Unair Pakai Tiga Metode

SURABAYA – KEMPALAN : Universitas Airlangga dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengumumkan metode berbeda untuk pelaksanaan perkuliahan semester gasal 2021. ITS memilih menerapkan perkuliahan hybrid maka Unair menggunakan tiga metode perkuliahan.

ITS resmi menerapkan perkuliahan hybrid sejak Senin (20/9). Pelaksanaan hari pertama perkuliahan hybrid di beberapa departemen di ITS ini pun langsung ditinjau oleh Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng.

ITS pernah melakukan uji coba pembelajaran perpaduan secara daring dan luring pada empat minggu terakhir di semester genap lalu. Namun, gelombang kedua virus corona datang yang menyebabkan ITS menunda keberlanjutannya, hingga saat ini di minggu keempat awal perkuliahan semester ganjil.

“Pertimbangan ini juga melihat bahwa penurunan kasus yang cepat, juga pembatasan dari pemerintah sudah turun hingga level 1,” tutur pria yang akrab disapa Ashari itu.

Lebih lanjut, ia menambahkan, jika pembelajaran hybrid ini juga berasal dari permintaan para mahasiswa. Hal ini didasarkan pada survei yang telah dilakukan dengan hasil sebanyak 60 persen mahasiswa menyatakan ingin segera dilakukan perkuliahan hybrid di ITS.

Ada syarat yang ditetapkan pihak kampus ya itu mahasiswa yang datang mengikuti perkuliahan luring adalah angkatan 2020 dan 2021, berasal dari Surabaya, kondisi sehat dan telah divaksin. Sebelum masuk kelas, mahasiswa juga diwajibkan mencuci tangan lebih dulu dan diukur suhu badannya. Pada setiap departemen bisa tiga sampai empat kelas yang menyelenggarakan perkuliahan secara hybrid, dengan minimal dua mata kuliah yang boleh diadakan.
Para dosen yang mengajar pun harus sudah melakukan vaksinasi serta dalam kondisi sehat untuk bisa mengajar di kelas.

“Situasi kelas dipastikan sudah memenuhi standar dan skrining, sehingga bisa dipastikan aman dan nyaman bagi mahasiswa yang kuliah di kelas,” tambah lelaki asal Sidoarjo ini.

Sedangkan UNAIR melalui Direktur Pendidikan menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 3140/UN3/PK/2021 Tentang Pelaksanaan Proses Belajar Mengajar Semester Gasal 2020/2021. SE tersebut menerapkan tiga metode pelaksanaan proses belajar mengajar (PBM) yaitu perkuliahan secara luring, blended/hybrid, dan daring.

Ada sedikit perbedaan pada sistem blended dan hybrid. Blended merupakan kombinasi daring dan luring dalam satu mata kuliah, sedangkan hybrid adalah kombinasi daring dan luring dalam satu pertemuan.

“Secara umum, perkuliahan luring dilakukan hanya untuk mata kuliah (matkul) dengan capaian pembelajaran pada ranah afektif dan psikomotorik. Perkuliahan blended/hybrid dilakukan untuk matkul dengan capaian pembelajaran ranah kognitif penerapan, analisis, evaluasi dan kreasi,” kata Direktur Pendidikan UNAIR Prof Dr Sukardiman, M.S., Apt.

Ada beberapa ketentuan khusus perkuliahan luring dan blended/hybrid yang diatur dalam SE itu. Seperti ruang kuliah harus memiliki luas memadai dan sirkulasi udara yang baik. Ruangan kelas harus diatur dengan jaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 50 persen dari kapasitas seharusnya. (nani mashita)

Editor: Freddy Mutiara

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.