SURABAYA-KEMPALAN: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi minta agar jumlah atlet Surabaya yang membela Jatim di PON berikutnya ditambah. Hal itu disampaikan Eri Cahyadi saat memberikan sambutan dalam Musorkot KONI Kota Surabaya di Graha Sawunggaling, Sabtu (18/9).
“Bila saat ini hanya 30 atau 50 persen atlet Surabaya yang membela kontingen Jatim dalam PON XX Papua, maka untuk ke depannya harus bertambah banyak dan melebihi dari yang saat ini,” kata Eri Cahyadi.
Wali Kota Eri juga berharap KONI Surabaya ke depannya ada sinergi baru dengan pemerintah. Dan ia pun berharap akan ada lebih banyak lagi atlet yang berprestasi, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional.
“Antara KONI dan Pemerintah Kota janji harus memiliki komitmen yang sama dalam perkembangan olahraga. Untuk itu saya perlu informasi dan masukan dari para pengurus KONI Kota Surabaya. Tanpa adanya komunikasi yang baik tidak akan mungkin pula ada kerja dan hasil yang baik,” tuturnya.
Orang nomor satu di Pemkot Surabaya ini juga mengatakan, di dalam organisasi harus ada skala prioritas serta kematangan dari ketua. Dengan adanya hal itu maka akan ada sinergi dengan pemerintah, KONI dan cabang olahraga (cabor).
“Surabaya harus lebih hebat dalam mencetak atlet prestasi serta memunculkan talenta-talenta baru di dalam olahraga. Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kota akan melaksanakan Diklat dan itu akan kita mulai dari cabang sepakbola, panahan, dan badminton,” tegas Eri.
Sekadar diketahui, dalam ajang PON XX di Bumi Cendrawasih, Jawa Timur menerjunkan 544 atlet. Dari jumlah itu, Surabaya memberangkatkan 288 orang yang tergabung dalam kontingen Jawa Timur, terdiri dari 209 orang atlet dan 79 orang pelatih yang akan mengikuti 33 cabang olahraga (cabor).
Dari jumlah atlet yang dikirim, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi manargetkan meraih 54 medali emas. Sedang KONI Jatim manargetkan juara umum dengan membabit 136 medali emas. (Dwi Arifin)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi