Kamis, 14 Mei 2026, pukul : 05:53 WIB
Surabaya
--°C

Al-Qaeda Tidak Ada, Namun Jihadisme Masih Eksis

WASHINGTON-KEMPALAN: Dua dekade silam, telah terjadi serangan mematikan kepada AS yang mengguncangkan seluruh dunia karena tidak ada yang menyangka bahwa bukan Soviet yang mampu menyerang AS, namun kelompok teroris bernama Al-Qaeda. Hal ini menimbulkan ketakutan baru karena AS sebagai negara terkuat ternyata masih rentan dari serangan.

Pasca serangan tersebut, Al-Qaeda yang didirikan oleh Osama bin Laden langsung masuk daftar menjadi salah satu teroris yang paling dicari. Terinpirasi dari adanya ambisi untuk Pan-Islamisme atau penyatuan umat Islam serta adanya sentimen anti-AS dan intervensinya di Timur Tengah, Al-Qaedah menjadi penantang berat hegemoni AS dengan tujuannya yang jelas yaitu membangkitkan kembali Umma yang merupakan semua warga muslim bersatu dibawah otoritas politik.

Namun tidak seperti yang dibayangkan, penyerangan Al-Qaeda ke AS yang seharusnya membuat AS gentar dan menarik semua pasukannya dari Timur Tengah ternyata menjadi kampanye militer internasional terbesar sepanjang sejarah. War on Terror dikumandangkan seluruh dunia yang dimulai dari AS dan Al-Qaeda ketar-ketir.

Oktober 2001, pasukan koalisi seluruh negara tiba di Afghanistan karena Taliban mengizinkan Al-Qaeda untuk beroperasi di negaranya sejak tahun 1996. Osama bin Laden merasa akan kalah karena tidak ada jaminan serta strategi yang baik untuk menentukan apakah dirinya dan kelompoknya akan mampu eksis.

Osama bin Laden terbunuh pada 2 Mei 2011, namun semua influensi serta semangat dan ambisinya tidak pudar karena anggota senior Al-Qaeda berjanji akan tetap menjalankan jihad global yang akan lebih parah dibandingkan sebelumnya.

Kemudian berita terbarunya, tahun 2021 ketika semua pasukan AS menarik semua pasukannya dari Afghanistan yang mengakhiri perang terpanjang dalam sejarah AS. Taliban yang sebelumnya sudah disebutkan beranjak menjadi penguasa Afghanistan dan mendirikan pemerintahan Emirat Islam yang salah satu dalam kabinetnya merupakan salah satu teroris paling dicari.

Peringatan 20 tahun dari tragedi 9/11 menggarisbawahi bahwa meskipun Al-Qaeda dengan ambisinya yang berbahaya sudah tidak ada, namun jihadisme masih ada hingga saat ini. (The Conversation, Muhamad Nurilham)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.