LONDON-KEMPALAN: Presiden UEFA, Aleksander Ceferin memperingatkan negara-negara Eropa dapat memboikot rencana Piala Dunia setiap dua tahun dan mengatakan bahwa turnamen tersebut akan “membunuh sepak bola”.
Rencana FIFA untuk mengadakan Piala Dunia dua tahun sekali ini mulai santer terdengar usai mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger mulai mempromosikan rencana tersebut.
Wenger juga ditugaskan untuk memeriksa apakah memperpendek jarak antara final dari empat tahun menjadi dua itu memungkinan.
Studi kelayakan Wenger mengikuti permintaan dari asosiasi sepak bola Arab Saudi ke Kongres FIFA pada Mei, sementara CONMEBOL, badan pengatur sepak bola Amerika Selatan, juga mengajukan permintaan serupa pada November 2018.
Liga Premier dan EFL telah menyatakan penentangan mereka terhadap Piala Dunia dua tahunan bersama dengan anggota lain dari grup Liga Eropa.
Ceferin percaya rencana itu “melawan prinsip-prinsip dasar sepak bola” dan mengkritik FIFA karena tidak berkonsultasi dengan UEFA sebelum mengumumkan rencana mereka.
Ditanya bagaimana UEFA dapat memblokir Piala Dunia yang berlangsung setiap dua tahun, Ceferin mengatakan kepada The Times: “Kami dapat memutuskan untuk tidak bermain di dalamnya. Sejauh yang saya tahu Amerika Selatan berada di halaman (pihak) yang sama, semoga sukses dengan Piala Dunia seperti itu.”
“Memainkan turnamen satu bulan setiap musim panas, bagi para pemain itu pembunuh. Jika setiap dua tahun bentrok dengan Piala Dunia Wanita, dengan turnamen sepak bola Olimpiade.” tambahnya.
“Nilainya justru karena setiap empat tahun, Anda menunggunya. Ini seperti Olimpiade, ini adalah acara besar. Saya tidak melihat federasi kami mendukung itu.” kata Ceferin.
“Saya berharap mereka [FIFA] akan sadar karena saya tidak melihat pendekatan yang tepat untuk pergi ke mana pun kecuali konfederasi, mereka (FIFA) tidak berbicara dengan kami.” kata pria yang menjabat Presiden UEFA itu.
“Mereka tidak datang, mereka tidak menelepon, saya tidak mendapatkan surat atau apa pun. Saya baru tau saat membaca di media,” tutup Ceferin.
(Sky Sports, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi