JAKARTA-KEMPALAN: Bagi para pengguna smartphone awam, chipset MediaTek masih kurang familiar dari pada Qualcomm. Banyak stigma bermunculan mengenai chipset MediaTek, seperti kurang powerfull, durabilitas yang kurang, dan mudah panas. Akan tetapi, dengan berbagai usaha dalam berinovasi, MediaTek rupanya berhasil mengkreasikan chipset yang setara bahkan melebihi Qualcomm.
Hal ini tampak dari data yang dikeluarkan oleh Counterpoint Research. Di mana data tersebut memperlihatkan jika MediaTek merajai pasar chipset smartphone pada quartal kedua (Q2) tahun 2021. Sontak hal ini meramaikan jagat media sosial, terutama dalam pusaran pembahasan mengenai smartphone. MediaTek yang dahulu terkesan diremehkan dan tertinggal jauh dari Qualcomm, kini berhasil memenangkan konstelasi pasar.
Chipset MediaTek berhasil menguasai pasar smartphone dalam rentang waktu bulan April hingga Juni 2021. Di mana MediaTek merajai pangsa pasar hingga 43%, lalu disusul oleh Qualcomm, dan ketiga ada chipset dari Apple. Ketika ditelisik lebih dalam, ternyata MediaTek berhasil memenangkan konstelasi pasar smartphone di kateogri mid-range (menengah).
Hal ini tercermin dari berbagai variasi smartphone di kelas mid-range dan low-budget. Yang mana banyak menggunakan seri chipset dari MediaTek, seperti MediaTek Dimensity 700 5G. Strategi ini yang secara signifikan menghempaskan kuasa dari Qualcomm dengan seri Snapdragon.
Dari segi kuantitas memang MediaTek yang menjadi juara. Namun, Qualcomm dengan seri Snapdragon masih lebih tinggi dalam konteks komponen modem jaringan 5G di pasar smartphone. Hal ini diperkuat dari Qualcomm yang memang menjadi importir dalam melakukan pengembangan jaringan 5G pada chipset garapan Apple. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi