JAKARTA-KEMPALAN: Di negara Tirai Bambu, persaingan pada sektor smartphone sangat ketat dan kompetitif. Persaingan ini juga cenderung fluktuatif dan sangat dinamis. Sebab peringkat smartphone dengan penjualan tertinggi sangat sering berubah-ubah pada setiap kuartal serta tahun. Pada tahun 2021 ini, Vivo berhasil menduduki posisi teratas pada pangsa pasar smartphone China.
Melansir laporan dari Counterpoint Research pada bulan Juli 2021 di negara China. Dapat dikeketahui bahwa brand Vivo berada di peringkat pertama dengan pangsa pasar hingga 24%. Pada peringkat kedua, ada Oppo yang menempel Vivo dengan pangsa pasar 20%. Memang kedua perusahaan smartphone ini saling salip-menyalip untuk menduduki puncak pangsa pasar di China.
Sebenarnya yang cukup mencenangkan, Huawei yang beberapa tahun terakhir selalu menduduki peringkat pertama di pasar smartphone China harus anjlok dengan memiliki pangsa pasar hanya 8%. Perusahaan raksasa yang selalu tampil dengan seri smartphone premium yang canggih, visioner, dan modern ini mengalami penunurunan yang signifikan. Hal ini merupakan dampak dari disintegrasi Huawei dengan Google beberapa tahun lalu.
Brand yang sedang berkembang pusat di seluruh dunia, Xiaomi berada di peringkat ketiga dengan valuasi pangsa pasar 15%. Disusul oleh Honor yang dengan ajaib memiliki pangsa pasar 13% membalap Apple yang kuartal terdahulu berada di peringkat ini. Lalu ada Apple yang turun dengan pangsa pasar 12%.
Dari data yang ditampilkan oleh Counterpoint Research, ternyata Apple dan Huawei menjadi dua brand yang laris manis pada pasar flagship dengan rentang harga 900 USD atau Rp 12 juta. Oleh karenanya, dua brand ini secara akumulatif hanya duduk di posisi kelima dan keenam. Karena segmentasi yang membeli produk ini cukup ekslusif dan premium dengan jumlah yang tidak banyak. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi