Kamis, 21 Mei 2026, pukul : 04:36 WIB
Surabaya
--°C

Achmad Iskandar: Tingginya Angka Kemiskinan Ekstrem di Jatim karena Efek Pandemi Covid-19

SURABAYA-KEMPALAN: Tingginya angka kemiskinan ekstrem di Jatim disorot oleh Wakil Ketua DPRD Jatim, Achmad Iskandar. Legislator asal Partai Demokrat ini menyebut bahwa tingginya angka kemiskinan ekstrem itu disebabkan karena adanya pandemi Covid-19.

“Sudah tidak bisa dipungkiri lagi kalau penyebabnya adalah pandemi Covid-19. Semua pasti tahu kalau pandemi Covid-19 telah merusak perekonomian di Jatim,” kata Achmad Iskandar, Kamis (2/9).

Pria asal Sumenep ini mengungkapkan, tingginya angka kemiskinan ekstrem tersebut seharusnya bisa memacu Pemprov untuk terus melakukan perbaikan dalam mengentas kemiskinan di Jatim.

“Saya berharap tetap fokus bagaimana caranya untuk mengentas kemiskinan. Jangan lalai dan terbuai dengan berbagai penghargaan, sehingga lupa terkait program-program untuk pengentasan kemiskinan,” ujar mantan birokrat ini.

Achmad Iskandar optimis, jika tak ada pandemi Covid-19 angka kemiskinan ekstrem di Jatim tidak akan tinggi. “Sudah banyak terobosan yang dilakukan Pemprov untuk mengangkat misi itu. Berhubung ada pandemi, akhirnya tinggi,” jelasnya.

Untuk pengentasan kemiskinan, lanjut dia, ada beberapa cara yang harus dilakukan Pemprov. Antara lain serapan anggaran APBD Jatim harus lancar.

“Kadang stimulan penyaluran APBD juga lamban, misalnya karena terbentur aturan dan lainnya. Ini harus diperbaiki oleh Pemprov Jatim ke depannya dengan mempermudah aturan-aturan tersebut,” pintanya.

Sekadar diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penduduk miskin ekstrem di Indonesia. Pada 2021, persentase penduduk miskin ekstrem mencapai 4,8% dari total penduduk miskin nasional di level 10,14%.

Dari data BPS, penduduk miskin ekstrim terbanyak ada di pulau Jawa, yakni di tiga provinsi. Antara lain Jabar, Jateng, dan Jatim. Jumlahnya bahkan mencapai 1,7 juta orang. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.